Jakarta, CNBC Indonesia - Sejumlah wilayah di Jepang lumpuh. Hal ini terjadi usai hujan dengan intensitas rekor, 60 milimeter (mm), mengguyur sebagian wilayah Prefektur Chiba, nan berbatasan langsung dengan Tokyo, selama 24 jam.
Mengutip Reuters, Jumat (14/8/2026), hujan tak biasa itu menyebabkan banjir. Banjir tersebut menyantap korban jiwa, memutus aliran listrik rumah-rumah warga, dan mengganggu transportasi nan menyebabkan ribuan orang terjebak di Bandara Narita.
Empat orang telah dikonfirmasi meninggal dunia, termasuk satu orang nan terjebak di dalam kendaraan nan terendam banjir. Sementara itu, satu orang lainnya tetap dinyatakan hilang.
Merujuk info perusahaan listrik Tokyo Electric Power, lebih dari 22.000 rumah tangga tetap mengalami pemadaman listrik. Hingga buletin diturunkan listrik tetap padam hingga Jumat pukul 11.00.
Gangguan transportasi menyebabkan sekitar 7.000 orang terdampar di Bandara Narita. Sejumlah jalan tol utama di Chiba ditutup sehingga pengendara kudu menggunakan jalur pengganti nan menyebabkan kemacetan parah.
Japan Airlines mengatakan sejumlah penerbangan kemungkinan mengalami keterlambatan. Tetapi, tambahnya, sejauh ini tidak ada pembatalan nan diperkirakan terjadi.
Di sisi lain, pada Kamis malam hingga Jumat awal hari, ratusan penumpang penerbangan mengantre untuk mendapatkan selimut, air minum kemasan, dan makanan ringan dari petugas bandara. Beberapa terlihat beristirahat di beragam area terminal, termasuk tidur di lantai bandara.
"Kami tidak bakal pernah melupakan perjalanan ini," kata seorang visitor asal Amerika Serikat (AS) nan terdampar berbareng keluarganya di airport kepada NHK.
Sementara itu, tentara telah dikerahkan ke wilayah terdampak untuk membantu upaya penanganan bencana. Menurut Gubernur Chiba Toshihito Kumagai kepada wartawan pada Jumat pagi, situasi ini sangat tidak biasa.
"Saya telah menangani banyak musibah sebelumnya, tetapi belum pernah mengalami situasi seperti ini," tegasnya.
(sef/sef)
[Gambas:Video CNBC]

46 menit yang lalu
2








English (US) ·
Indonesian (ID) ·