Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada Juni 2026, kunjungan wisman di Indonesia mencapai 1,39 juta kunjungan. Pengunjung terbanyak berasal dari Malaysia.
Jumlah ini naik sebesar 0,32% dibandingkan Mei 2026 (m-to-m) tetapi turun 2,15% dibandingkan bulan nan sama pada tahun lampau (y-on-y). Wisman nan berjamu ke Indonesia pada Juni 2026 didominasi oleh wisman pemegang paspor Malaysia 18,66%, Singapura 12,25%, dan Australia 12,08%.
"Secara kumulatif, jumlah kunjungan wisman dari Januari hingga Juni 2026 mencapai 7,45 juta, meningkat 5,71% dibanding periode nan sama pada tahun sebelumnya (c-to-c)," ujar Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Ateng Hartono, Senin (3/8/2026).
Secara umum, lanjutnya, jumlah kunjungan wisman berfluktuasi selama Januari hingga Juni 2026. Jumlah kunjungan wisman tercatat sebesar 1,19 juta kunjungan pada Januari, kemudian menurun menjadi 1,16 juta kunjungan pada Februari dan kembali turun menjadi 1,09 juta kunjungan pada Maret.
"Pada April, Mei, dan Juni 2026, jumlah kunjungan wisman kembali meningkat menjadi 1,25 juta kunjungan, 1,38 juta kunjungan, dan 1,39 juta kunjungan," kata Ateng.
Berdasarkan pintu masuk, jumlah wisman pada Juni 2026 mencapai 1,21 juta kunjungan melalui pintu masuk utama dan 175,70 ribu kunjungan melalui pintu masuk perbatasan.
Jumlah kunjungan nan melalui pintu masuk utama didominasi oleh wisman dengan moda pikulan udara nan berkontribusi sebesar 78,84 persen, sedangkan wisman dengan moda pikulan laut dan darat masing-masing hanya sebesar 17,12% dan 4,04%.
Kunjungan wisman melalui pintu masuk utama dengan moda pikulan udara pada Juni 2026 mencapai 954,63 ribu kunjungan, turun 2,48% dibandingkan dengan Juni 2025 (y-on-y) tetapi naik 2,33% dibandingkan dengan Mei 2026 (m-to-m).
Bandara Ngurah Rai-Bali dan Soekarno Hatta-Banten tercatat menjadi pintu masuk utama moda pikulan udara dengan kunjungan wisman terbanyak pada Juni 2026. Keduanya berkontribusi 88,58% terhadap jumlah kunjungan wisman nan menggunakan moda pikulan udara alias mencapai 845,64 ribu kunjungan
(haa/haa)
[Gambas:Video CNBC]

2 jam yang lalu
4







English (US) ·
Indonesian (ID) ·