Ilustrasi(Dok Antara)
KABUT asap nan berasal dari kebakaran lahan gambut di Kabupaten Muarojambi dan kebakaran gambut Muara Medak, Musi Banyuasin, dekat perbatasan Jambi – Sumatra Selatan mulai terasa mengganggu sebagian warga.
Dampak jelek kabut asap tersebut terutama dirasakan penduduk Kecamatan Sungai Gelam, Muaro Jambi dan penduduk Kecamatan Palmerah Kota Jambi nan berbatasan langsung pada pagi dan sore hari.
Kendati tetap terbilang tipis dan belum berakibat terhadap aktivitas penerbangan pesawat di Bandara Sultan Thaha Syaepudin, kabut asap mengganggu jarak pandang normal mata warga.
“Sepanjang pagi dan sore dalam dua hari terakhir ini, mulai tercium aroma sangit kebakaran. Selain itu jarak langit di atas Kota Jambi terlihat memutih, dan ada serpihan abu mini beterbangan. Terutama pada subuh hari,” ujar Yanto, penduduk Kelurahan Lingar Selatan, Kecamatan palmerah, Kota Jambi.
Gangguan kabut asap nan diduga kuat berasal dari letak kebakaran lahan tersebut, diamini juga oleh Pelaksana Harian Komandan Satgas Karhutla Provinsi Jambi Brigjen TNI Nyamin kepada Media Indonesia, Rabu. (SL/E-4)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·