Kapal Kargo Tenggelam Mendadak, 22 Awak Hilang

1 jam yang lalu 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Sebanyak 22 awak kapal lenyap setelah kapal kargo berbendera Panama, Ocean Winner, tenggelam di lepas pantai timur India. Tim penyelamat tetap melakukan pencarian, sementara dua dari total 24 awak kapal nan merupakan penduduk negara China sukses diselamatkan.

Direktur Jenderal Administrasi Maritim India Shyam Jagannathan mengatakan kedua pelaut nan selamat menyebut kapal mulai miring pada Jumat dan tenggelam hanya dalam waktu delapan menit.

"Kedua pelaut mengatakan kapal mulai miring dan tenggelam dalam delapan menit, sehingga memaksa awak kapal meninggalkan kapal," kata Jagannathan kepada Reuters, dikutip Senin (24/8/2026).

Menurut Jagannathan, kesempatan menemukan korban selamat biasanya turun drastis setelah 12 jam pertama. Namun, operasi pencarian dan pengamanan tetap dilanjutkan oleh beragam lembaga India.

Menteri Pelabuhan, Pelayaran, dan Jalur Air India Sarbananda Sonowal mengatakan seluruh lembaga mengenai terus berkoordinasi dalam operasi tersebut.

"Semua lembaga berkoordinasi erat dan secara aktif melakukan upaya pencarian dan penyelamatan," ujarnya melalui unggahan di media sosial.

Penjaga Pantai India menyebut 22 awak nan tetap lenyap terdiri dari 18 penduduk negara China, tiga penduduk Myanmar, dan satu penduduk Bangladesh. Angkatan Laut India juga menyatakan telah berkoordinasi erat dengan penjaga pantai untuk menemukan para pelaut tersebut.

Dua kapal penjaga pantai dari Sri Vijaya Puram, nan sebelumnya dikenal sebagai Port Blair, turut dikerahkan untuk memperkuat operasi pencarian dan pengamanan di sekitar letak tenggelamnya kapal.

Ocean Winner diketahui mengangkut bijih besi menuju China setelah berangkat dari Pelabuhan Paradip di pesisir timur India pada Jumat. Berdasarkan laporan awal Administrasi Maritim India, kapal tenggelam sekitar 240 mil laut alias sekitar 444 kilometer dari pelabuhan tersebut.

Hingga kini, penyebab tenggelamnya Ocean Winner belum diketahui. Otoritas India tetap melakukan pencarian terhadap para awak nan lenyap sekaligus mengumpulkan info untuk mengetahui penyebab kejadian tersebut.

(luc/luc) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya