Kapal Putri Yasmin Terbakar di Selat Lombok, 1 Penumpang Meninggal

52 menit yang lalu 3

Jakarta, CNBC Indonesia - Insiden nan menimpa KMP Putri Yasmin (YDGJ) rute Padangbai-Lembar nan terbakar di Selat Lombok pada Rabu (12/8/2026) pagi menyebabkan 1 orang meninggal dunia. Sementara itu, puluhan penumpang lainnya sukses selamat dan dievakuasi oleh beberapa kapal.

Dari info sementara nan diterima CNBC Indonesia, jumlah korban nan sudah dievakuasi nan sudah terkomfirmasi di Posko SAR, yaitu:

  • KN SAR 220 Mataram : 59 orang (1 WNA Australia)
  • Portlink II : 35 Orang (sandar di Pel. Padang Bay)
  • KAL Lembar : 18 Orang
  • Yatch : 58 Orang transfer ke:
  • RBB : 24 (WNA Australia 1 orang),
  • Polairud : 25 Orang
  • RIB : 9 Orang
  • Yatch : 3 Orang (2 Selamat, 1 MD)

Insiden KMP Putri Yasmin Terbakar

Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut mengonfirmasi terjadinya kejadian kebakaran nan menimpa kapal penyeberangan KMP. Putri Yasmin (YDGJ) rute Padangbai-Lembar pada Rabu (12/8) pagi sekitar pukul 04.20 WITA di perairan Bali.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, jejeran Direktorat Jenderal Perhubungan Laut berbareng tim SAR campuran bergerak sigap melakukan penanganan, penyebaran info marabahaya, serta pengerahan armada pertolongan ke letak kejadian.

Plt Kepala Distrik Navigasi Tipe A Kelas II Benoa, I Ketut Aries Nakula Mandiana menyampaikan bahwa sesaat setelah menerima laporan kejadian, pihaknya langsung mengambil langkah darurat melalui akomodasi Vessel Traffic Services (VTS) dan Stasiun Radio Pantai (SROP).

"Sesaat setelah info diterima pada pukul 04.20 WITA, VTS Benoa dan SROP Padangbai langsung memancarkan siaran buletin marabahaya (broadcast MAYDAY) sebanyak tiga kali kepada kapal-kapal nan berada di sekitar letak untuk memberikan support secepatnya," ujarnya.

Selain pancaran MAYDAY, VTS Benoa berkoordinasi secara intensif dengan VTS Lembar untuk me-relay info darurat tersebut. Pihaknya juga telah menghubungi Kantor SAR Denpasar nan langsung merespons sigap dengan mengerahkan unit RIB Nusa Penida ke titik letak kejadian.

Kapal feri KM Putri Yasmin nan mengangkut sekitar 130 orang dari pulau wisata Bali terbakar di perairan dekat Lombok pada Rabu (12/8/2026). (Tangkapan Layar Video/Reuters)Kapal feri KM Putri Yasmin nan mengangkut sekitar 130 orang dari pulau wisata Bali terbakar di perairan dekat Lombok pada Rabu (12/8/2026). (Tangkapan Layar Video/Reuters) Foto: Kapal feri KM Putri Yasmin nan mengangkut sekitar 130 orang dari pulau wisata Bali terbakar di perairan dekat Lombok pada Rabu (12/8/2026). (Tangkapan Layar Video/Reuters)

Penanganan dan Mobilisasi Armada Pertolongan

Dari sisi wilayah Lembar, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Lembar, Syamsurizal juga merespons kejadian ini secara responsif dan terukur. Koordinasi lintas lembaga langsung diaktifkan guna memastikan keselamatan para penumpang serta kru kapal.

"Kami di KSOP Lembar berbareng tim di lapangan, termasuk koordinasi berbareng SAR NTB, mengambil langkah tanggap darurat untuk mendukung pemindahan dari sisi wilayah Lembar. Sinergi antar-unsur maritim menjadi prioritas utama agar penanganan melangkah lancar dan selamat," ujar Syamsurizal.

Berdasarkan pantauan, koordinasi dan komunikasi nan terus melangkah melalui SROP Padangbai serta SROP/VTS Lembar, sejumlah kapal nan berada di sekitar area kejadian teridentifikasi langsung bergerak menuju letak untuk memberikan pertolongan pertama, di antaranya:

- Kapal Port Link 2 ASDP
- KMP. Muryati
- MT. Debby
- MT. Yello Park

"Keterlibatan kapal-kapal nan berada di sekitar letak merupakan bagian krusial dari respon terhadap keadaan darurat dan mendukung upaya pertolongan nan sedang dilakukan," ujarnya.

Hingga saat ini, VTS Benoa, SROP Padangbai, VTS Lembar, serta KSOP Lembar terus melakukan pemantauan ketat secara real-time dan memandu komunikasi lampau lintas pelayaran guna memastikan proses pemindahan serta penanganan KMP Putri Yasmin melangkah kondusif dan terkendali.

(wur/wur) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya