Kapolda Babel Irjen Viktor T Sihombing(MI/Rendy Ferdiansyah)
POLDA Bangka Belitung menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti instruksi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengenai pemberantasan pertambangan terlarangan dan penyelundupan timah di Babel.
Kapolda Babel Irjen Viktor Sihombing menyatakan jajarannya tidak bakal ragu menindak siapa pun pelaku penyelewengan termasuk jika terdapat oknum abdi negara nan nekat membekingi aktivitas terlarangan tersebut.
Menanggapi sorotan tegas Presiden mengenai maraknya tambang ilegal, Kapolda menyebut pengarahan Presiden merupakan perintah langsung nan kudu dilaksanakan di lapangan.
“Instruksi Presiden itu jadi perintah bagi kami. Jadi gimana kita merawat apa nan sudah ada sekarang, sekaligus juga warning untuk mempertahankan nan sudah baik,"ujar Viktor, Jumat (14/8).
Ia menambahkan upaya penegakan norma terhadap tambang liar di Bangka Belitung sudah dan bakal terus melangkah secara konsisten.
"Memang tetap perlu dilakukan lagi upaya-upaya ya termasuk penegakan hukum. Belakangan ini kan kita juga baru saja melakukan penegakan hukum. Nah, itu bakal terus kita lakukan," katanya.
Selain penegakan hukum, Jenderal Bintang Dua Polri itu menekankan pentingnya tata kelola pertambangan nan legal agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Polda Babel berjanji bakal mengawal rencana pemerintah wilayah mengenai Izin Pertambangan Rakyat (IPR).
"Tapi nan paling krusial sebenarnya, tambang ini kudu juga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Sehingga rencana IPR nan bakal dijalankan oleh pemerintah daerah, kelak kami bakal perintahkan para Kapolres untuk mengawal itu. Supaya kelak masyarakat bisa merasakan manfaatnya," jelas Viktor.
Mengenai penindakan terhadap oknum penegak norma nan diduga membekingi pertambangan liar maupun jalur penyelundupan, Eks Kadivkum Polri ini menegaskan sikap tegas tanpa toleransi.
"Ya, semuanya, siapa aja gitu. Dan kita tidak pernah membiarkan, terus kemudian memilih-milih. Siapa pun nan menjadi pelaku bakal kita tindak," katanya.
Sementara Bupati Bangka Fery Insani mengatakan menyambut baik intruksi Presiden terhadap praktik penambangan ilegal.
"Bukan hanya tambang terlarangan ya, apa nan disampaikan. Presiden dalam pidato itu sangat baik, dan kami di wilayah bakal menjalaninya," kata Bupati Bangka.
Sebelumnya, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menginstruksikan pembersihan total terhadap praktik tambang ilegal, penindakan tegas oknum abdi negara penegak norma nan terlibat, hingga pemberantasan penyelundupan timah di Bangka Belitung.
Hal itu disampaikan Presiden dalam Pidato Kenegaraan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat 14 Agustus 2026.
Di hadapan para personil MPR, DPR, DPD, serta ketua lembaga tinggi negara, Presiden menyoroti maraknya keberadaan sekitar 1.000 tambang terlarangan di beragam daerah. Kepala Negara mempertanyakan kegunaan pengawasan dan meminta Panglima TNI serta Kapolri untuk menindak tegas oknum nan terlibat maupun membiarkan praktik haram tersebut.
Presiden juga menekankan pentingnya kepemimpinan nan berani dalam menegakkan disiplin internal. (RF/E-4)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·