Karhutla di Sungai Tendang Kobar Meluas 10 Hektare, Dekati Bandara Iskandar

1 jam yang lalu 3
Karhutla di Sungai Tendang Kobar Meluas 10 Hektare, Dekati Bandara Iskandar Karhutla di Kalimantan Tengah.(Dok. Antara)

KEBAKARAN rimba dan lahan (karhutla) nan melanda Desa Sungai Tendang, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, dilaporkan terus meluas. Setelah upaya pemadaman selama dua hari, luas lahan nan terbakar diperkirakan telah mencapai sekitar 10 hektare.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotawaringin Barat, Samuel, menyatakan bahwa nomor tersebut merupakan perkiraan sementara. Saat ini, tim campuran tetap memprioritaskan pemadaman api di lapangan sebelum melakukan penghitungan luasan secara presisi.

"Untuk luasannya kita belum tahu pasti lantaran saat ini tetap konsentrasi terhadap penanganan pemadaman. Namun dipastikan ini cukup luas, mungkin kurang lebih sekitar 10 hektare," ujar Samuel di Pangkalan Bun, Minggu (9/8).

Tantangan Lahan Gambut dan Asap

Upaya pemadaman melibatkan tim campuran dari BPBD, TNI, Polri, pemadam kebakaran, relawan, hingga masyarakat setempat. Samuel mengungkapkan bahwa petugas menghadapi hambatan serius di lapangan akibat kondisi lahan gambut nan mudah terbakar di bawah permukaan.

Selain itu, cuaca panas nan ekstrem dan hembusan angin kencang mempercepat penyebaran api. Dampak kebakaran ini juga mulai dirasakan penduduk berupa kabut asap di sekitar Desa Sungai Tendang. Lokasi kebakaran ini menjadi perhatian unik lantaran letaknya nan relatif dekat dengan Bandara Iskandar Pangkalan Bun.

Langkah Hukum dan Pencegahan

BPBD Kobar tidak hanya konsentrasi pada pemadaman, tetapi juga mulai melakukan pencarian letak untuk mengidentifikasi penyebab kebakaran. Data-data pendukung bakal diserahkan kepada abdi negara penegak norma jika ditemukan indikasi kesengajaan alias pelanggaran.

Samuel menegaskan bahwa Pemkab Kobar mendukung penuh tindakan norma tegas bagi pihak nan terbukti membakar lahan. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan langkah membakar alias membuang sampah sembarangan selama musim kemarau.

Kesiagaan Operasi Aman Nusa-II

Secara terpisah, Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan menyatakan pihaknya telah menyiagakan 500 personel dalam Operasi Aman Nusa-II. Operasi ini difokuskan untuk mengantisipasi potensi karhutla nan mulai meningkat di wilayah Kalimantan Tengah.

Polda Kalteng terus memperkuat sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, BPBD, hingga Manggala Agni. "Saya berambisi lebih baik bisa mencegah terjadinya karhutla. Makanya sekarang aktivitas pembinaan masyarakat terus masif dilakukan, dengan melibatkan Bhabinkamtibmas, Babinsa, hingga masyarakat peduli api," pungkas Iwan. (Ant/H-3)

Selengkapnya