Karhutla Kalsel Ditargetkan Teratasi dalam Dua Pekan

1 jam yang lalu 1
Karhutla Kalsel Ditargetkan Teratasi dalam Dua Pekan Pemerintah menargetkan karhutla di Kalimantan Selatan padam dalam dua pekan dengan mengerahkan ribuan personel, water bombing, pompa air, dan mobil tangki.(MI/Denny)

PEMERINTAH menargetkan penanganan kebakaran rimba dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan dapat teratasi  dalam dua pekan ke depan. Penanganan Karhutla berburu dengan kondisi semakin surutnya sumber air untuk pemadaman akibat kemarau.

Target ini ditegaskan Wakil Menteri Koordinator (Wamenko) Bidang Pangan, Hanif Faisol Nurofiq, saat memberikan pengarahan penanganan karhutla di area Pengayuan, Landasan Ulin, Banjarbaru, Senin (24/8). "Kita targetkan api padam dalam dua pekan ini, lantaran kita berpacu dengan kondisi sumber air nan semakin berkurang. Karena itu kita terjunkan ribuan personil dari beragam unsur, melibatkan Satgas darat dan udara," tegas Hanif.

Penanganan Karhutla di area ring satu sekitar airport ini dibagi dalam tiga area utama, ialah area Guntung Damar, Hutan Lindung Liang Anggang, dan Pengayuan Landasan Ulin. Selain pemadaman dengan water bombing pemadaman juga mengerahkan, 200 pompa air dengan memanfaatkan sumber air irigasi Riam Kanan nan dialikan ke kanal-kanal.

Pihaknya juga berencana menjebol embung untuk pembasahan area lahan gambut. "Khusus untuk area Pengayuan lantaran tidak ada sumber air maka pemadaman menggunakan tangki air serta water bombing. Ada 30 unit mobil tangki air dan 350 personil kita kerahkan," ujarnya.

Pihaknya juga bakal memperkuat patroli lapangan lantaran berasas pemantauan dan penyelidikan, kebakaran nan terjadi diduga kuat bukan disebabkan aspek alam.
“Kita percaya betul ini tidak alam, tidak kebakaran lantaran alam, tetapi mungkin 99% lantaran ulah manusia. Kondisi el nino adalah pemicu, sedangkan kebakaran lantaran kesengajaan,” katanya.

Karena itu, selain meningkatkan patroli darat, pemerintah juga bakal memperkuat pemantauan menggunakan drone untuk menjangkau wilayah nan tidak dapat dipantau secara langsung.

Sebelumnya, Menteri Kehutanan RI, Raja Juli Antoni menegaskan komitmen pemerintah untuk menindak tegas para pelaku pembakar rimba dan lahan nan menyebabkan terjadinya musibah lingkungan para di sejumlah wilayah. Pada Minggu (23/8), Menhut memimpin rakor dan meninjau langsung penanganan Karhutla di Kalimantan Selatan.

"Saya rasa sudah jelas komitmen pak Presiden untuk menindak pihak nan bertanggung jawab atas Karhutla, baik perseorangan maupun korporasi," tegas Menhut, Raja Juli saat meninjau letak kebakaran di area Jalan Berdikari, Perumahan Aero Sinergia, Kelurahan Syamsudin Noor, Kota Banjarbaru.

Dikatakannya, Gakkum Kemenhut sudah menangani 42 kasus Karhutla  dan sembilan kasus sudah penetapan tersangka. Ditambahkan kasus Karhutla nan ditangani Polri dengan total 52 kasus. "Mulai pelanggaran administrasi, ada nan sudah diplang dan sembilan ditetapkan tersangka. Ada sejumlah kasus di Kalsel, baik perseorangan dan korporasi," kata Raja Juli. (Z-2)

Selengkapnya