Kebakaran rimba dan lahan di area Gunung Bromo.(Antara)
KARHUTLA di area Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur, meluas hingga area sekitar 520 hektare. Kementerian Kehutanan memperkuat penanganan melalui operasi terpadu dengan support pemadaman dari udara.
Direktur Kebakaran Hutan dan Lahan Kementerian Kehutanan Thomas Nifinluri mengatakan, berasas info per 9 Agustus 2026, area terbakar di area TNBTS teridentifikasi sekitar 520 hektare.
"Untuk area Taman Nasional, perhatian saat ini salah satunya tertuju pada karhutla di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Berdasarkan info 9 Agustus 2026, dilaporkan luas area terbakar teridentifikasi sekitar 520 hektare," kata Thomas saat dihubungi, Senin (10/8).
Penanganan dilakukan melalui operasi terpadu nan melibatkan Manggala Agni, Balai TNBTS, BPBD, BNPB, Masyarakat Peduli Api (MPA), TNI, dan Polri.
Untuk menjangkau letak nan susah diakses dengan kondisi topografi berat, penanganan diperkuat dengan dua unit helikopter water bombing serta helikopter drone sprayer.
"Untuk letak nan susah dijangkau dengan topografi berat didukung dua unit helikopter water bombing serta helikopter drone sprayer," ujar Thomas.
Thomas mengatakan kondisi meteorologi juga terus dipantau untuk menentukan kemungkinan penyelenggaraan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).
"Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) juga dipertimbangkan untuk dilaksanakan dengan terus memantau kondisi meteorologi," katanya.
Selain TNBTS, kebakaran juga terjadi di area Taman Nasional Gunung Merapi. Berdasarkan laporan per 9 Agustus 2026, kebakaran seluas 0,2 hektare sukses dipadamkan oleh petugas lapangan secara terpadu.
"Pada 9 Agustus 2026, dilaporkan juga kebakaran di Taman Nasional Gunung Merapi dengan luas 0,2 hektare sukses dipadamkan oleh para petugas lapangan secara terpadu," kata Thomas.
Menurut Thomas, kondisi tersebut menunjukkan pentingnya pencegahan kebakaran di area konservasi nan mempunyai keanekaragaman hayati tinggi. Deteksi awal dan respons sigap terus diperkuat untuk mencegah kebakaran meluas.
"Prinsip kami kebakaran kudu ditangani sedini mungkin agar tidak meluas dan menakut-nakuti ekosistem maupun objek vital di dalam area Taman Nasional," tandasnya. (E-4)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·