Pemberantasan sarang nyamuk dengan fogging.(MI/DJOKO SARDJONO)
KASUS demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada tahun 2026 menunjukkan tren penurunan nan sangat signifikan. Kendati demikian, otoritas kesehatan setempat meminta masyarakat tidak lengah dan tetap meningkatkan kewaspadaan melalui kebersihan lingkungan.
Kepala Dinas Kesehatan Klaten, Anggit Budiarto, memaparkan bahwa berasas info hingga minggu ke-32 tahun 2026, tercatat sebanyak 124 kasus DBD dengan satu kasus kematian. Angka ini menunjukkan penurunan tajam jika dibandingkan dengan info pada periode nan sama di tahun sebelumnya.
“Perlu diketahui, bahwa jumlah kasus DBD periode nan sama tahun 2025 mencapai 419 kasus dan tiga meninggal dunia. Dengan demikian, kasus DBD Klaten tahun ini turun drastis,” ujar Anggit kepada Media Indonesia, Kamis (20/8).
Menurut Anggit, penurunan drastis ini merupakan hasil dari meningkatnya kesadaran kolektif masyarakat dalam menjalankan aktivitas Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Selain itu, optimasi peran ahli pemantau jentik nyamuk (jumantik) di tingkat desa dan kelurahan dinilai menjadi kunci keberhasilan menekan laju penyebaran virus nan dibawa nyamuk Aedes aegypti tersebut.
Faktor lain nan berkontribusi pada tren positif ini meliputi:
- Peningkatan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan secara mandiri.
- Percepatan penanganan medis bagi pasien nan menunjukkan indikasi awal DBD.
- Intensitas aktivitas sosialisasi kesehatan nan terus digencarkan oleh pemerintah daerah.
Meski info menunjukkan perbaikan situasi, Anggit menegaskan agar penduduk tidak mengendurkan upaya pencegahan. Ia mengingatkan bahwa perubahan cuaca dan kondisi lingkungan nan tidak terawat bisa sewaktu-waktu memicu kembali lonjakan kasus.
“Meski kasus DBD tahun ini mengalami penurunan signifikan, kami mengimbau kepada seluruh penduduk masyarakat untuk tetap waspada, terutama dengan menjaga kebersihan lingkungan. Pun, aktivitas PSN dan jumantik kudu tetap melangkah secara sukses guna,” pungkasnya.









English (US) ·
Indonesian (ID) ·