Ilustrasi(Dok Kemenkes)
RUMAH Sakit (RS) Lapangan nan dibangun Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui Pusat Krisis Kesehatan di Stadion Golo Dukal, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), mulai difungsikan untuk mendukung pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak gempa.
Salah satu pelayanan nan telah dilakukan adalah tindakan operasi terhadap seorang anak laki-laki berumur 11 tahun nan mengalami patah tulang paha akibat gempa.
Operasi berupa pemasangan pen pada tulang paha tersebut dilakukan oleh dr. Basuki, master ahli ortopedi dari RSUD Dr. Soetomo Surabaya, di bilik operasi RS Lapangan Ruteng.
Basuki mengatakan keberadaan RS Lapangan sangat membantu penyelenggaraan pelayanan kesehatan, khususnya tindakan operasi, ketika rumah sakit alias akomodasi kesehatan lainnya terdampak musibah maupun tidak dapat digunakan secara optimal.
“Hari ini kami baru selesai operasi pemasangan pen di paha seorang anak usia 11 tahun nan patah akibat gempa di bilik operasi Rumah Sakit Lapangan Ruteng nan dimiliki oleh Pusat Krisis Kementerian Kesehatan,” kata Basuki, Kamis (20/8).
Menurutnya, akomodasi RS Lapangan dapat menjadi support krusial bagi pelayanan medis di wilayah nan terdampak bencana.
“Fasilitas ini sangat membantu untuk pelayanan kesehatan, terutama untuk operasi ketika rumah sakit ataupun akomodasi kesehatan nan lain terdampak gempa ataupun tidak dapat digunakan,” ujar dia.
Basuki berambisi akomodasi kesehatan lapangan seperti ini dapat terus dikembangkan sehingga bisa memberikan pelayanan kepada lebih banyak masyarakat nan memerlukan penanganan medis dalam situasi bencana.
Ia juga berambisi pasien anak nan telah menjalani operasi dapat segera pulih dan kembali menjalankan aktivitasnya.
“Semoga adik ini kelak bisa sehat kembali dan bisa menjadi pelari ulung lantaran dia adalah seorang anak nan suka berlari,” tutur dr. Basuki.
Beroperasinya bilik operasi tersebut menandai mulai berfungsinya RS Lapangan nan dibangun oleh tim Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes di Stadion Golo Dukal, Kabupaten Manggarai, NTT. (H-2)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·