Keraguan dan Kritik Tajam Bayangi Portugal Jelang Lawan Kroasia

1 jam yang lalu 2
ARTICLE AD BOX

Jakarta, CNN Indonesia --

Gelandang Timnas Portugal, Vitinha, meminta para pendukung setia Selecao das Quinas untuk tetap menjaga kepercayaan mereka menjelang laga krusial babak 32 besar Piala Dunia 2026 kontra Kroasia nan bakal berjalan di Toronto, Kanada, Jumat (3/7) awal hari WIB.

Portugal melangkah ke fase gugur di bawah bayang-bayang kritik tajam akibat performa mereka nan dinilai kurang menggigit selama babak penyisihan.

Menyandang status sebagai tim favorit untuk menjuarai Grup K, Cristiano Ronaldo dan kolega justru kudu puas finis sebagai runner-up grup setelah mencatatkan hasil seri nan mengecewakan saat melawan DR Kongo dan sang juara grup, Kolombia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bintang Paris Saint-Germain (PSG) tersebut menegaskan bahwa internal tim sama sekali tidak antikritik. Sebaliknya, mereka sadar betul bahwa performa di atas lapangan memang belum memenuhi ekspektasi publik.

"Saya sangat memahami keraguan dan kritik nan datang," ujar Vitinha dalam konvensi pers pra-pertandingan, seperti dilansir ESPN.

"Kami menyambut kritik tersebut dengan tangan terbuka; kami tidak hanya mau menerima tepukan di punggung. Kami tahu kapan kami bermain jelek dan kapan kami bermain bagus. Kami mau berterima kasih atas semua support sejauh ini dan meminta Anda, sekali lagi, untuk terus mendukung dan percaya pada kami," bebernya.

Ia juga menambahkan bahwa motivasi terbesar para pemain adalah mempersembahkan kebanggaan bagi negara dan family mereka.

"Tidak ada nan lebih mau menang daripada kami. Kami berada di luar sana untuk family dan negara kami," tegasnya.

Vitinha, nan baru saja melewati musim dahsyat berbareng PSG dengan sukses mempertahankan gelar Ligue 1 dan trofi Liga Champions, menyadari bahwa dia dan rekan-rekan setimnya kudu segera mendongkrak performa jika tidak mau pulang lebih awal.

"Saya berharap-dan saya bakal mengambil peran saya-bisa meningkatkan level permainan saya sendiri, begitu juga dengan level permainan tim," cetus gelandang imajinatif ini.

"Sangat mustahil untuk memisahkan performa perseorangan dari performa tim. Itulah kenapa saya berambisi tim tampil apik, sehingga performa perseorangan para pemain bisa menonjol," tuturnya.

"Memang betul beberapa laga terakhir kami tidak ideal dan tidak sesuai harapan. Namun, tetap ada waktu untuk berbenah. Kami tahu apa nan kudu dilakukan untuk bermain lebih baik secara melindungi maupun ofensif," pungkas pemain berumur 26 tahun ini.

Laga awal hari kelak diprediksi bakal melangkah sengit, mengingat Kroasia juga dikenal sebagai tim dengan lini tengah nan solid dan mempunyai mentalitas petarung di fase gugur turnamen mayor.

[Gambas:Video CNN]

(wiw/nva)

Add as a preferred
source on Google
Selengkapnya