Ketua BEM FH UBK yang Bertemu Gibran Ngaku Terima Uang Rp20 Juta, Wamensesneg: Nanti Saya Monitor Dulu

17 jam yang lalu 1
ARTICLE AD BOX

loading...

Wapres Gibran Rakabuming Raka menerima dan berbincang langsung dengan 15 perwakilan mahasiswa di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Senin (15/6/2026) sore. Foto/BPMI Setwapres

JAKARTA - Pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum Universitas Bung Karno (UBK) nan berjumpa Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka pada pekan lampau mengaku menerima duit agar tidak turun demonstrasi di Istana. Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Bambang Eko Suhariyanto bakal memeriksa kebenaran info tersebut.

"Coba kelak saya monitor dulu, ya. Saya enggak ngikutin nan kemarin buletin terakhir itu. Nanti saya bakal cek lagi ya, oke, ya," kata Bambang saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (23/6/2026).

Diberitakan sebelumnya, sejumlah mahasiswa UBK nan berjumpa Wapres Gibran Rakabuming Raka pekan lalu, mengaku menerima uang. Pengakuan tersebut mencuat melalui video dan siaran langsung nan beredar pada Senin (22/6/2026).

Mahasiswa UBK menuntut jejeran pengurus BEM FH UBK nan berjumpa Gibran Rakabuming Raka untuk mundur dari jabatan. Tuntutan itu dilayangkan lantaran jejeran petinggi BEM UBK itu diduga terima suap.

Baca Juga: Mahasiswa UBK Desak Pengurus BEM nan Bertemu Gibran Mundur dari Jabatan lantaran Diduga Terima Uang

Tuntutan itu, termuat dalam pernyataan sikap dari mahasiswa UBK yabg diunggah di laman IG @bemfhubk. Dalam tuntutan itu, mahasiswa mendesak jejeran BEM UBK untuk membikin pernyataan sikap ihwal siap menerima akibat dari perbuatannya.

"Mencantumkan nama-nama pihak nan diduga terlibat dalan tindak suap agar dapat ditindak secara tegas oleh pihak universitas dan yayasan melalui sistem petisi," demikian keterangan mahasiswa dilansir @bemfhubk, Selasa (23/6/2026).

Sementara, dalam video nan beredar, Ketua BEM FH UBK Muhammad Abdimaludin mengakui kesalahannya. "Saya Muhammad Abdimaludin selaku Ketua BEM FH, saya mengakui kesalahan. Saya menerima duit tersebut, 20 juta, dengan pembagian dengan kawan-kawan," ujar Abdi di depan para mahasiswa UBK.

Selengkapnya