Selat Hormuz Iran(Anadolu)
KETUA Parlemen Iran, Mohammad Bagher Qalibaf, tiba di ibu kota Irak, Baghdad, pada Rabu (19/8) waktu setempat. Kunjungan delegasi tingkat tinggi ini bermaksud untuk memperkuat hubungan bilateral serta membahas beragam rumor krusial di area Timur Tengah.
Berdasarkan laporan Kantor Berita Irak (INA), kehadiran Qalibaf disambut langsung oleh Wakil Ketua Parlemen Pertama Irak, Adnan Fayhan, di Bandara Internasional Baghdad. Kunjungan resmi ini dilakukan atas undangan langsung dari mitra parlemen Qalibaf di Irak.
Melalui kanal Telegram resminya sebelum bertolak dari Teheran, Qalibaf menegaskan bahwa agenda utama kunjungan ini mencakup ekspansi kerja sama di beragam sektor strategis. Beberapa poin utama nan menjadi konsentrasi pembahasan meliputi:
| Ekonomi & Politik | Penguatan hubungan diplomatik dan integrasi pasar. |
| Keamanan | Stabilitas area dan perlawanan terhadap intervensi asing. |
| Sosial & Budaya | Pertukaran nilai sejarah dan hubungan antarmasyarakat. |
Selama di Baghdad, Qalibaf dijadwalkan berjumpa dengan sejumlah pejabat senior Irak, termasuk Presiden Irak, serta tokoh-tokoh krusial di bagian ekonomi dan kebudayaan.
Visi "Tatanan Baru" Kawasan
Qalibaf menekankan bahwa hubungan antara Iran dan Irak berkarakter "sangat krusial dan fundamental" bagi stabilitas serta perkembangan kawasan. Ia memproyeksikan bahwa area tersebut bakal menyaksikan lahirnya sebuah "tatanan baru" di masa depan nan lebih mandiri.
Dalam unggahannya di platform X, dia menyebut bahwa ikatan antara kedua negara berkarakter historis dan tidak terpisahkan. "Hubungan bertetangga kita dibangun di atas persaudaraan selama masa-masa paling sulit, perlawanan terhadap intervensi asing, dan kepercayaan bakal takdir berbareng kedua negara," tegasnya.
Selain agenda politik di Baghdad, Qalibaf juga dijadwalkan melakukan perjalanan ke Karbala. Ia bakal menghadiri upacara peringatan 40 hari pemakaman almarhum pemimpin Iran sebagai perwakilan resmi dari Pemimpin Tertinggi Iran.
Kunjungan ini menandai langkah strategis Teheran dalam mempererat aliansi regional di tengah dinamika geopolitik Timur Tengah nan terus berkembang. (Anadolu/Ant/I-1)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·