loading...
Ketua Umum PerCa Indonesia, Rulita Anggraini, menyambut baik wacana pemberian kebangsaan dobel secara terbatas bagi orang dewasa dengan talenta dan prestasi khusus. Foto/Dok. SindoNews
JAKARTA - Wacana kewarganegaraan dobel kembali mencuat setelah Presiden Prabowo Subianto menyampaikan kemungkinan pemberian kebangsaan dobel secara terbatas bagi orang dewasa dengan talenta dan prestasi khusus. Pemerintah menyebut kebijakan itu ditujukan untuk menarik dan mempertahankan orang-orang dengan skill strategis agar tetap mempunyai ikatan dengan Indonesia.
Bagi Masyarakat Perkawinan Campuran Indonesia (PerCa Indonesia), wacana tersebut menjadi momentum untuk kembali memandang persoalan kebangsaan nan selama ini dihadapi family perkawinan campuran . Organisasi nan memperjuangkan kewenangan dan kepentingan family perkawinan campuran itu menilai pembahasan kebangsaan dobel sebaiknya tidak hanya diarahkan kepada talenta dan diaspora, tetapi juga menyentuh persoalan anak hasil perkawinan campuran. Baca juga: Prabowo Sarankan DPR Beri Dwi Kewarganegaraan bagi Talenta Indonesia
Ketua Umum PerCa Indonesia, Rulita Anggraini, menyambut baik wacana tersebut. “Kami menyambut baik wacana kebangsaan ganda. Namun, pemerintah juga perlu memperhatikan persoalan anak hasil perkawinan campuran nan selama ini tetap menghadapi persoalan ketika kudu memilih kewarganegaraan,” katanya di Jakarta, Kamis (20/8/2026).
Persoalan ini berangkaian dengan ketentuan dalam UU No 12/2006 tentang Kewarganegaraan. Anak hasil perkawinan campuran dapat mempunyai kebangsaan dobel terbatas hingga mencapai usia tertentu. Setelah itu, mereka wajib menyatakan pilihan kewarganegaraannya sesuai ketentuan nan berlaku.
Masalah muncul ketika anak terlambat menggunakan kewenangan pilih tersebut. Dalam kondisi tertentu, mereka dapat kehilangan kebangsaan Indonesia dan kemudian kudu berstatus sebagai penduduk negara asing. Bagi family perkawinan campuran, persoalan ini bukan sekadar urusan administrasi, melainkan menyangkut hubungan anak dengan keluarga, tempat tinggal, pendidikan, pekerjaan, dan identitasnya sebagai bagian dari Indonesia.









English (US) ·
Indonesian (ID) ·