Kinerja Menguat, Prodia Siapkan Buyback Saham

2 jam yang lalu 4
Kinerja Menguat, Prodia Siapkan Buyback Saham PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) kembali merencanakan penyelenggaraan pembelian kembali (buyback) saham Perseroan nan telah dikeluarkan dan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI).(Dok Prodia)

PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) kembali merencanakan penyelenggaraan pembelian kembali (buyback) saham Perseroan nan telah dikeluarkan dan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Langkah ini merupakan kelanjutan dari program buyback nan telah dilaksanakan pada 2025 sebagai bagian dari komitmen Perseroan dalam menjaga stabilitas nilai saham di tengah kondisi pasar nan tetap berfluktuasi signifikan serta memperkuat kepercayaan pemegang saham terhadap esensial dan prospek jangka panjang Perseroan.

Perseroan menyiapkan biaya sebesar-besarnya Rp150 miliar untuk penyelenggaraan buyback, termasuk biaya transaksi, nan seluruhnya berasal dari kas internal Perseroan. Buyback bakal dilaksanakan secara berjenjang maupun sekaligus melalui BEI sesuai dengan kondisi pasar dan ketentuan nan berlaku. Rencana buyback tersebut dilaksanakan sesuai dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), ialah POJK Nomor 13 Tahun 2023, POJK Nomor 29 Tahun 2023, serta Surat OJK Nomor S-10/D.04/2026 tanggal 13 Maret 2026. 

Sesuai ketentuan tersebut, Perseroan dapat melaksanakan buyback tanpa memperoleh persetujuan terlebih dulu dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Perseroan telah menyampaikan rencana tersebut melalui Keterbukaan Informasi kepada pemegang saham, dan buyback bakal dilaksanakan melalui BEI selama paling lama 3 (tiga) bulan, ialah sejak 20 Agustus 2026 hingga 19 November 2026.

Direktur Utama Perseroan Liana Kuswandi, mengatakan bahwa buyback merupakan bagian dari strategi menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemegang saham. "Sebagai perusahaan dengan esensial nan kuat, kami memandang buyback sebagai langkah strategis untuk menunjukkan kepercayaan Perseroan terhadap prospek upaya jangka panjang Prodia."

Finance & Sustainability Director nan juga merupakan Corporate Secretary Perseroan, Marina Eka Amalia, menambahkan bahwa penyelenggaraan buyback dilakukan secara terukur dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan finansial Perseroan. "Buyback ini didukung oleh kondisi likuiditas, arus kas, dan esensial Perseroan nan sehat. Langkah ini juga mencerminkan kepercayaan manajemen terhadap keahlian Perseroan nan terus membaik serta prospek pertumbuhan bisnis
ke depan.”

Pendanaan buyback, kata Marina, seluruhnya berasal dari kas internal sehingga tidak mengganggu aktivitas operasional, rencana ekspansi, maupun keahlian Perseroan dalam memenuhi seluruh tanggungjawab keuangannya. Perseroan tetap berkomitmen menjaga disiplin finansial sekaligus mendukung pertumbuhan upaya nan berkelanjutan. (X-6)

Selengkapnya