ARTICLE AD BOX
Jakarta, CNN Indonesia --
Pelatih timnas Belanda, Ronald Koeman menilai Maroko kudu dihentikan dan dihancurkan pada babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Dalam pandangan pembimbing 63 tahun ini, pertemuan Belanda versus Maroko pada babak 32 besar di Stadion Monterrey, Meksiko pada Selasa (30/6) pagi WIB, terlalu dini.
Namun, lantaran sudah suratan takdir berjumpa di fase pertama sistem gugur, Belanda tidak bakal sungkan. Koeman menilai Maroko tim bagus, tetapi Belanda lebih bagus.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka mempunyai banyak talenta, tetapi kami juga, dan kami tahu di mana kami perlu menghentikan mereka, menghancurkan mereka, dan kami tidak khawatir," kata Koeman, dilansir dari Reuters.
Koeman menegaskan, Belanda memang diunggulkan, tetapi belum agunan menang. nan terpenting, katanya, adalah berjuang sebaik mungkin dalam pertandingan.
"Ini adalah pertandingan nan sangat krusial antara dua tim nan mau melaju sejauh mungkin di turnamen ini dan pertandingan seperti ini datang terlalu sigap di Piala Dunia."
"Namun, begitulah adanya dan ini bakal menjadi pertandingan nan sangat menarik. Kami bakal bermain menyerang," ucap Koeman menjanjikan permainan ofensif.

Kapten Belanda, Virgil van Dijk, pun percaya diri bisa menumpas Maroko. Menurutnya, tidak perlu menang dengan skor besar, nan krusial tampil solid dan meraih kemenangan.
"Saya rasa ini adalah pertandingan nan dahsyat untuk ditonton oleh penonton netral. Bagi kami, ini hanyalah kenyataan. Kami di sini sekarang, kami bersiap untuk menghadapi Maroko," ucap Van Dijk.
(abs/jun)
Add
as a preferred source on Google

1 jam yang lalu
2








English (US) ·
Indonesian (ID) ·