Ilustrasi(Dok Istimewa)
INDUSTRI aset digital Indonesia mempunyai kesempatan semakin besar untuk melahirkan trader berkekuatan saing regional seiring dengan berkembangnya ekosistem perdagangan mata uang digital dan meningkatnya partisipasi masyarakat. Upaya mendorong perkembangan tersebut salah satunya dilakukan melalui kompetisi trading dengan total bingkisan mencapai US$100.000 nan menjadi bagian dari Coinfest Asia 2026 di Melasti Beach, Bali.
Kompetisi berjudul Alpha Arena Bali Final itu mempertemukan sekitar 20 trader terbaik nan lolos lewat rangkaian kualifikasi online. Peserta berasal dari jalur kualifikasi umum maupun organisasi pengguna Triv dan berkesempatan menunjukkan keahlian trading secara langsung di hadapan ribuan visitor Coinfest Asia.
Ajang nan diselenggarakan Triv Group itu sekaligus membuka ruang bagi trader lokal untuk berkompetisi dalam kondisi pasar secara langsung. Penyelenggara memastikan semua rangkaian kejuaraan berjalan dengan sistem nan setara dan transparan hingga babak final.
Kompetisi tersebut menjadi bagian dari Traders Track dalam Coinfest Asia 2026, pagelaran aset kripto tahunan nan diselenggarakan Indonesia Crypto Network (ICN). Tahun ini, Coinfest Asia menghadirkan tiga jalur utama, ialah Institutional Track, Builders Track, dan Traders Track. Pada jalur Traders Track, kejuaraan Alpha Arena Bali Final datang berdampingan dengan sejumlah agenda edukasi seperti Alpha Hunting Masterclass dan Bitcoin Crash Course.
Founder & CEO Triv Group Gabriel Rey mengatakan kejuaraan tersebut menunjukkan Indonesia mempunyai talenta trading nan bisa bersaing tidak hanya di tingkat domestik, tetapi juga regional dan global. “Melalui Alpha Arena Bali Final, kami mau memberikan panggung bagi trader-trader terbaik Tanah Air untuk unjuk keahlian langsung di salah satu perhelatan crypto terbesar di Asia Tenggara,” ujar Gabriel Rey, Minggu (23/8/2026).
Menurut dia, penyelenggaraan kejuaraan tersebut juga merupakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam mendorong literasi serta partisipasi masyarakat Indonesia dalam ekosistem aset digital. Dengan total bingkisan US$100.000, Alpha Arena Bali Final digadang jadi salah satu kejuaraan trading mata uang digital dengan nilai bingkisan terbesar nan pernah diselenggarakan di Indonesia.
Rey menambahkan format kejuaraan dirancang untuk menghadirkan kondisi perdagangan nan mendekati situasi pasar riil. Dengan begitu, peserta tak hanya dituntut menghasilkan keuntungan, tapi juga bisa menerapkan strategi trading dan manajemen akibat secara disiplin dalam tekanan waktu.
“Format kejuaraan menekankan kondisi pasar riil secara langsung, sehingga peserta dituntut menunjukkan keahlian trading dan manajemen akibat nan solid di bawah tekanan waktu,” katanya.
Ia menambahkan perkembangan kejuaraan semacam ini bisa menjadi salah satu parameter semakin matangnya ekosistem aset digital nasional. "Selain membuka ruang bagi talenta lokal, arena ini pun mempertemukan organisasi trader, pelaku industri, dan penanammodal dalam satu ekosistem nan lebih luas," pungkasnya. (H-2)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·