ARTICLE AD BOX
loading...
Laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 antara Inggris dan DR Kongo di Stadion Atlanta, Rabu (1/7/2026) malam WIB, diwarnai kontroversi keputusan Video Assistant Referee (VAR) / Foto: Mirror
ATLANTA - Laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 antara Inggris dan DR Kongo di Stadion Atlanta, Rabu (1/7/2026) malam WIB, diwarnai kontroversi keputusan Video Assistant Referee (VAR). Inggris gagal memperoleh hadiah penalti setelah Harry Kane dinilai melakukan diving saat berduel dengan kiper DR Kongo, Lionel Mpasi.
Insiden terjadi menjelang berakhirnya babak pertama. Kane berhasil melewati Mpasi di dalam kotak penalti sebelum terjatuh usai terjadi kontak dengan sang penjaga gawang.
Namun, wasit Adham Makhadmeh justru menilai kapten Inggris itu sengaja menjatuhkan diri dan memberikan tendangan bebas untuk DR Kongo. VAR kemudian melakukan pemeriksaan singkat, tetapi memutuskan tidak mengubah keputusan wasit sehingga permainan tetap dilanjutkan tanpa penalti bagi The Three Lions.
Baca Juga: Harry Kane Cetak Brace, Inggris Singkirkan DR Kongo
Keputusan tersebut langsung memicu perdebatan di kalangan pengamat sepak bola. Legenda Inggris, Alan Shearer, menjadi salah satu sosok yang paling keras mengkritik keputusan tersebut.









English (US) ·
Indonesian (ID) ·