ARTICLE AD BOX
Jakarta, CNN Indonesia --
Nasib barangkali sedang tak berpihak pada Iran di Piala Dunia 2026. Team Melli, julukan Iran, benar-benar baru dipastikan angkat koper di menit terakhir laga pamungkas fase grup, nan mempertemukan Aljazair kontra Austria.
Aljazair musuh Austria berhujung seri 3-3, di mana dua gol terakhir dari kedua tim tercipta di waktu tambahan. Iran sendiri bisa lolos babak 32 besar jika Aljazair menang atas Austria alias sebaliknya. Sayangnya, laga berhujung seri.
Nasib Iran sempat terombang-ambing ketika pada menit ke-90+4, Aljazair secara mengejutkan menjebol gawang Austria lewat sang kapten, Riyad Mahrez, usai menerima umpan Houssem Aouar. Aljazair unggul 3-2 atas Austria. Pada momen ini tiket 32 besar tetap dipegang Iran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, tak terduga, Austria membalas membikin skor jadi 3-3 pada menit ke-90+6 alias berselang 2 menit, berkah sundulan Sasa Kalajdzic dan skor itu memperkuat hingga laga usai. Seketika nasib Iran berubah 180 derajat, lantaran langsung terdepak dari daftar 8 besar ranking ketiga terbaik.
Usai seri musuh Austria, Aljazair mengumpulkan empat poin dan sekaligus mendepak Iran dari daftar 8 besar ranking ketiga terbaik, nan merupakan jalur lolos babak 32 besar. Iran sendiri hanya mengoleksi 3 poin dari hasil tiga kali imbang.
Di sisi lain, Austria melaju ke babak berikutnya dengan status sebagai runner up Grup J dengan 4 poin, di bawah Argentina nan mendulang poin sempurna 9.
Sebenarnya, nasib Iran untuk lolos ke babak berikutnya sudah menjadi perhatian, karena ditentukan hasil tiga laga grup lain sebagai syarat mereka menyegel tiket 32 besar Piala Dunia 2026.
Iran memerlukan salah satu dari tiga hasil berikut untuk melaju sebagai salah satu dari delapan tim ranking ketiga teratas di turnamen tersebut. Ghana menang melawan Kroasia, Uzbekistan menang alias seri melawan Kongo, Austria vs. Aljazair tidak berhujung seri.
Sayang, ketiga partai di atas tidak berhujung sesuai angan Mehdi Taremi dan kawan-kawan. Di laga terakhir Grup G kontra Mesir, Iran juga nyaris menang dan lolos 32 besar, saat gol menit 90+2 Shojae Khalilzadeh dianulir usai wasit mengecek VAR, dan dinyatakan offside.
Rentetan drama nan menimpa Iran selama Piala Dunia 2026 juga sudah terjadi sejak Team Melli baru tiba di Amerika Serikat (AS), nan merupakan tuan rumah. Iran merasa dirugikan dan diperlakukan tidak setara oleh AS. Hal ini tak lepas dari rumor bentrok geopolitik antara Iran dan AS nan tengah terjadi saat ini.
(wiw/ptr)
Add
as a preferred source on Google

14 jam yang lalu
6








English (US) ·
Indonesian (ID) ·