Lebih dari Bela Diri, Olivia Zaliaty Temukan Kekuatan Imajinasi Akting lewat Wushu

1 jam yang lalu 2
Lebih dari Bela Diri, Olivia Zaliaty Temukan Kekuatan Imajinasi Akting lewat Wushu Aktris Olivia Zalianty.(MI/Chatrine Simanjuntak)

AKTRIS Olivia Zaliaty mengungkapkan bahwa pengalaman panjangnya menekuni olahraga wushu selama lebih dari 10 tahun telah menjadi fondasi krusial dalam pekerjaan seni peran dan teaternya. Bagi Olivia, wushu bukan sekadar bela diri, melainkan sarana pembentuk disiplin, konsentrasi, dan khayalan nan krusial saat berada di atas panggung.

Ketertarikan Olivia pada wushu bermulai secara tidak sengaja saat dia memandang organisasi Inti Bayangan berlatih di area Senayan. Terinspirasi oleh aktivitas nan tampak "terbang", dia memutuskan berasosiasi dan rupanya bisa menguasai jurus dengan cepat. Kemampuan ini membawanya mengikuti latihan hingga kejuaraan internasional di China.

“Filosofi di bumi wushu, di bumi seni peran dan acting dan teater, itu rasanya sama,” ujar Olivia dalam keterangannya, Rabu (19/8).

Ia menekankan bahwa etos kerja di China, terutama dalam perihal ketepatan waktu, memberikan pelajaran disiplin nan mendalam baginya.

Selain fisik, Olivia menyoroti aspek khayalan dalam wushu nan sangat relevan dengan akting. Karena wushu sering kali dilakukan sendirian, seorang atlet kudu bisa membayangkan keberadaan musuh untuk menghayati setiap gerakan. Hal serupa bertindak bagi tokoh nan kudu membangun situasi dan karakter melalui konsentrasi utuh.

“Wushu itu sebenarnya pengetahuan perang. Jadi khayalan itu kudu jalan. Seorang tokoh di panggung itu nomor satu konsentrasi nan utuh dan mempunyai khayalan nan tinggi,” tuturnya.

Meski sempat mengalami cedera akibat penggunaan pedang dan latihan bentuk nan berat, Olivia menilai olahraga ini sangat krusial untuk pembentukan mental. Menurutnya, anak muda saat ini memerlukan mental nan kuat agar tidak mudah terpengaruh oleh tekanan di media sosial dan lingkungan digital. (Z-10)

Selengkapnya