Legenda NBA, Don Nelson meninggal dunia.(Dok. The Guardian)
DUNIA basket bersungkawa atas berpulangnya Don Nelson, salah satu sosok paling berpengaruh dalam sejarah NBA, pada Minggu waktu setempat. Nelson, nan memenangkan lima gelar juara sebagai pemain Boston Celtics dan mencatatkan diri sebagai pembimbing dengan kemenangan terbanyak kedua sepanjang sejarah liga, tutup usia pada umur 86 tahun.
Pihak family mengonfirmasi bahwa Nelson meninggal bumi dengan tenang dikelilingi oleh orang-orang tercintanya. "Sepanjang minggu terakhirnya, kawan dan family mengelilinginya dengan kasih sayang, berbagi berkah persahabatannya, dan mengenang kembali memori berharga," tulis pernyataan resmi keluarga. Hingga saat ini, penyebab kematian belum diungkapkan ke publik.
Sebagai pelatih, Nelson dikenal sebagai inovator strategi nan memperkenalkan konsep point forward dan style permainan up-tempo nan cepat. Ia mencatatkan 1.335 kemenangan sepanjang pekerjaan kepelatihannya, sebuah rekor nan dia pegang selama nyaris 12 tahun sebelum akhirnya dilampaui oleh Gregg Popovich pada Maret 2022. Nelson juga merupakan satu dari dua pembimbing nan bisa meraih minimal 250 kemenangan di tiga klub berbeda: Milwaukee Bucks, Dallas Mavericks, dan Golden State Warriors.
Warisan Nelson tidak hanya berupa angka, tetapi juga pengembangan bakat-bakat besar. Ia menjadi mentor kunci bagi bintang-bintang seperti Dirk Nowitzki, Steve Nash, hingga Stephen Curry. Curry, nan dilatih Nelson pada musim debutnya (2009-2010), memberikan penghormatan emosional.
"Dia mempunyai akibat nan tak terukur pada olahraga ini dan bakal dikenang sebagai salah satu pemikiran terbesar dalam sejarah permainan," ujar bintang Warriors tersebut.
Sebelum sukses di bangku pelatih, Nelson adalah bagian dari dinasti Boston Celtics nan mendominasi NBA. Ia bermain selama 11 musim di Boston dan meraih lima cincin juara di bawah empat pembimbing berbeda. Pengalamannya di bawah didikan pembimbing legendaris Red Auerbach menjadi fondasi bagi filosofi ofensifnya nan mengutamakan kecepatan dan serangan kembali cepat.
Momen ikonik lainnya dalam pekerjaan Nelson terjadi pada tahun 2007, saat dia memimpin tim Golden State Warriors nan dijuluki "We Believe" menumbangkan unggulan pertama Dallas Mavericks di babak pertama playoff. Kemenangan tersebut tetap dianggap sebagai salah satu kejutan terbesar dalam sejarah NBA.
Penghormatan terus mengalir dari tokoh-tokoh NBA, termasuk pembimbing Warriors saat ini, Steve Kerr. Kerr menyebut bahwa banyak perihal nan sekarang dianggap lumrah dalam NBA modern dapat ditelusuri kembali ke langkah Nelson mendekati permainan. Nelson meninggalkan warisan kekal sebagai pembimbing terbaik tahun ini (Coach of the Year) sebanyak tiga kali dan sosok nan mengubah wajah bola basket profesional. (The Guradian/Z-10)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·