Literasi dan Edukasi Perlindungan Berbasis Prinsip Syariah bagi Mahasiswa

57 menit yang lalu 2
Literasi dan Edukasi Perlindungan Berbasis Prinsip Syariah bagi Mahasiswa Ilustrasi(Dok Istimewa)

PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) memperkuat komitmen investasi sosialnya melalui Literasi dan Inklusi Keuangan bagi generasi muda serta Industry Social Responsibility (ISR) bagi masyarakat produktif — dua bentuk kehadiran di beragam lapisan kehidupan masyarakat Indonesia. Rangkaian ini dimulai dengan edukasi perencanaan finansial dan perlindungan berbasis prinsip syariah bagi 700 mahasiswa Universitas Airlangga, Surabaya, bekerja-sama berbareng Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI).

Penguatan literasi bagi generasi muda kian mendesak. Indonesia Millennial & Gen Z Report¹ mencatat lebih dari 66% generasi muda menghadapi kesulitan finansial akibat kenaikan biaya hidup dan stagnasi upah. Tanpa perencanaan nan memadai sejak dini, mereka berisiko menjadi sandwich generation  menanggung kebutuhan diri sendiri sekaligus family di generasi atas dan bawah.

Kebutuhan tersebut semakin terasa pada finansial syariah. Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026 dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat indeks literasi finansial syariah baru 43,07% dengan inklusi 13,24%, jauh di bawah indeks nasional nan mencapai 69,57% dan 93,61%. Pada golongan usia mahasiswa (18–25 tahun), literasi tercatat 73,32% dan inklusi 95,69%. Generasi muda sudah terbiasa dengan jasa keuangan, namun pemahaman terhadap prinsip syariah tetap perlu diperkuat. Untuk itu, Prudential Syariah terus aktif menghadirkan aktivitas literasi finansial bagi generasi muda guna mendorong peningkatan nomor literasi dan inklusi finansial syariah di Indonesia.

Vivin Arbianti Gautama, Chief Customer & Marketing Officer Prudential Syariah, mengatakan, "Generasi muda hari ini tumbuh berbareng teknologi dan sigap mengakses jasa keuangan, tetapi kecepatan itu belum selalu diimbangi pemahaman nan memadai. Karena itu kami datang langsung di kampus, membekali mereka dengan perencanaan keuangan, manajemen risiko, dan perlindungan berbasis prinsip syariah. Dengan bekal sejak dini, generasi inilah nan bakal menentukan arah ekonomi Indonesia  dan bisa menjaga janji-janji mereka, kepada diri sendiri maupun family nan kelak mereka lindungi."

Kegiatan ini melanjutkan kerjasama Prudential Syariah dengan lembaga pendidikan tinggi, antara lain Universitas Indonesia, UIN di Jakarta, Banten, dan Purwokerto, serta UHAMKA dan Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Sepanjang 2025, lebih dari 1 juta perseorangan telah menerima faedah dari program literasi dan inklusi finansial syariah Prudential Syariah berbareng organisasi muslim, universitas, dan organisasi — diperluas secara digital melalui Sharia Knowledge Centre (SKC) bagi masyarakat luas.

Komitmen nan sama datang di luar ruang kelas. Bagi masyarakat nan menjaga sumber penghidupannya, Prudential Syariah berkontribusi melalui ISR bagi petambak garam di Jawa Timur — penyediaan sarana penutup tambak (geomembrane) nan melindungi proses produksi dari paparan air laut dan cuaca nan memengaruhi kualitas panen. "Perlindungan nan kami hadirkan tidak berakhir pada solusi finansial, tetapi juga edukasi dan pemberdayaan nan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat," ujar Vivin.

Seluruh inisiatif ini melangkah dalam semangat Janji Jadi Nyata — kepercayaan bahwa setiap orang berkuasa menjaga janji kepada nan paling mereka cintai. Baik mahasiswa nan merencanakan masa depan maupun petambak garam nan menjaga penghidupan keluarganya, Prudential Syariah datang untuk melindungi nan nomor satu di hati mereka — agar setiap janji bisa jadi nyata. (H-2)

Selengkapnya