ARTICLE AD BOX
Jakarta, CNN Indonesia --
Kylian Mbappe mengucapkan pesan menyentuh usai mencetak dwigol alias brace pada babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Dua gol itu diciptakan Mbappe saat Prancis menang 3-0 atas Swedia di Stadion New York New Jersey, Amerika Serikat pada Selasa (30/6) alias Rabu (1/7) awal hari WIB.
Setelah mencetak gol pertama ke gawang Swedia, Mbappe berlari ke Didier Deschamps. Kapten Prancis ini memeluk sang pelatih, diikuti pemain-pemain lainnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itulah DNA dari tim ini. Kami semua bersama-sama dalam perihal ini. Pelatih telah melewati masa sulit, nan sayangnya bakal memengaruhi semua orang. Ini sangat sulit."
"Dia [Didier Deschamps] tidak bakal pernah sendirian berbareng kami. Kami bakal mendukungnya," kata Mbappe dalam wawancara dengan beIN Sports, dilansir dari RMC Sport.
Secara terbuka pemain Real Madrid ini tahu apa nan bakal dilakukan tim dalam situasi sulit. Semua komponen tim berasosiasi saling menguatan dalam segala kondisi dan situasi.
"Saya sadar bakal apa nan saya mainkan, di mana saya berada, dan apa nan kudu saya lakukan. Tim juga sadar bakal apa nan kudu dilakukan di sini. Ini adalah kejuaraan baru nan bakal segera dimulai."
"Kami bermain bagus, meskipun kami mengalami awal nan sulit. Kami sukses menyesuaikan diri, kami mempunyai kesempatan nan semestinya bisa kami manfaatkan lebih awal," kata Mbappe.
Saat ditanya soal pertandingan melawan Paraguay, Mbappe tak mau ambil pusing. Ia menyebut Paraguay sebagai tim nan kuat, tetapi nan dia butuhkan saat ini adalah pemulihan.
"Paraguay? Saya konsentrasi pada pendingin suhu tubuh," ucap Mbappe. "Mereka menunjukkan mereka adalah tim nan patut diperhitungkan; mereka mengalahkan Jerman," katanya.
(abs/jal)
Add
as a preferred source on Google

1 jam yang lalu
2









English (US) ·
Indonesian (ID) ·