ARTICLE AD BOX
loading...
Perjalanan Timnas Iran di Piala Dunia 2026 memang berakhir dengan kekecewaan, tetapi mereka pulang membawa kisah yang jauh lebih besar dari sekadar sepak bola / Foto: Al Jazeera
TIJUANA - Perjalanan Timnas Iran di Piala Dunia 2026 memang berakhir dengan kekecewaan, tetapi mereka pulang membawa kisah yang jauh lebih besar dari sekadar sepak bola. Meski gagal lolos ke babak gugur, Tim Melli meninggalkan turnamen dengan kenangan manis berkat sambutan hangat masyarakat Tijuana, Meksiko.
Iran tersingkir setelah gagal masuk dalam delapan tim peringkat ketiga terbaik. Sebelumnya, mereka juga harus menerima kenyataan pahit ketika gol kemenangan atas Mesir pada masa wounded clip dianulir VAR karena offside.
Di balik hasil tersebut, Iran juga menghadapi tantangan di luar lapangan. Situasi geopolitik memaksa mereka memindahkan markas dari Arizona ke Tijuana demi menghindari kendala logistik dan visa.
Baca Juga: Belanda Tersingkir, Rekor Bersejarah Berakhir
Namun, justru di kota perbatasan Meksiko itulah mereka menemukan rumah kedua. Selama hampir tiga pekan, para pemain disambut hangat oleh warga setempat yang memenuhi edifice tim, meminta tanda tangan, berfoto bersama, dan terus memberikan dukungan.









English (US) ·
Indonesian (ID) ·