ARTICLE AD BOX
Jakarta, CNN Indonesia --
Kylian Mbappe mendapatkan pengawalan ketat dalam laga Paraguay vs Prancis di 16 besar Piala Dunia 2026. Ia nyaris frustrasi sampai akhirnya bisa mencetak gol penalti.
Mbappe nan jadi ujung tombak Prancis selalu mendapat kawalan ketat dalam laga musuh Paraguay. Juan Jose Caceres dan kawan-kawan tidak pernah membiarkan Mbappe leluasa menguasai bola.
Bukan hanya menjaga ketat, pemain-pemain Paraguay juga memprovokasi Mbappe. Mbappe apalagi sempat ikut tersulut emosinya dan sempat terlibat keributan dengan pemain-pemain Paraguay.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun dalam situasi susah itu, Mbappe akhirnya bisa menjadi penentu kemenangan Prancis. Saat Prancis mendapatkan penalti, Mbappe bisa mengeksekusi penalti dengan baik.
Mbappe mengarahkan bola ke kanan sedangkan kiper Paraguay, Orlando Gill bergerak ke sisi sebaliknya. Prancis pun memimpin 1-0 di menit ke-70.
Setelah Prancis unggul, barulah Paraguay tampil lebih bermain terbuka. Hal itu nan membikin ruang di pertahanan Paraguay lebih terbuka.
Mbappe lampau mendapatkan lebih banyak kesempatan untuk menekan. Namun peluang-peluang Mbappe akhirnya bisa digagalkan Orlando Gill.
Meski tidak bisa menambah gol, gol penalti Mbappe sudah cukup mengantar Prancis lolos ke perempat final Piala Dunia 2026. Prancis bakal menghadapi Maroko di delapan besar.
Tambahan satu gol itu membikin Mbappe sudah mencetak tujuh gol di Piala Dunia 2026. Mbappe kembali ke posisi teratas daftar top skor Piala Dunia 2026 lantaran unggul jumlah assist atas Lionel Messi nan juga mencetak tujuh gol.
(ptr/nva)
Add
as a preferred source on Google

2 jam yang lalu
2








English (US) ·
Indonesian (ID) ·