ARTICLE AD BOX
Jakarta, CNBC Indonesia- Indonesia mencatatkan defisit neraca jual beli sebesar USD 1,61 Miliar pada Mei 2026 seiring dengan meningkatnya impor daya dan penurunan ekspor komoditas unggulan RI.
Commodity Expert CNBC Indonesia, Emanuella Bungasmara Ega Tirta mengatakan lonjakan Harga minyak mentah membikin pasokan daya RI nan kebanyakan berasal dari impor meningkat. Di sisi lain ekspor unggulan RI seperti minyak sawit alias Crude Palm Oil (CPO) ke negara Utama ke China mengalami penurunan.
Anjloknya ekspor CPO RI ke China disebabkan Langkah China nan tengah meningkatkan penggunaan minyak nabati seperti minyak kedelai dan minyak kembang matahari. Di sisi lain, China juga mengalihkan strategi pengelolaan CPO nan konsentrasi mengimpor minyak sawit mentah untuk diolah sendiri di dalam negeri.
Seperti apa ulasan mengenai anjloknya ekspor CPO RI? Selengkapnya simak perbincangan Shania Alatas dengan Commodity Expert CNBC Indonesia, Emanuella Bungasmara Ega Tirtadalam Squawk Box CNBC Indonesia (Jum'at, 03/07/2026)
Add
source on Google

1 jam yang lalu
3








English (US) ·
Indonesian (ID) ·