Menkum Ajak Masyarakat Aceh Jaga Persatuan

1 jam yang lalu 3
Menkum Ajak Masyarakat Aceh Jaga Persatuan Menteri Hukum Supratman Andi Agtas(MI/VICKY GUSTIAWAN)

MENTERI Hukum Supratman Andi Agtas membujuk masyarakat Aceh menjaga persatuan dan tetap berbareng dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Pesan tersebut disampaikannya bertepatan dengan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI, di tengah pembahasan keberlanjutan Otonomi Khusus (Otsus) Aceh.

"Saya berambisi kepada seluruh saudara-saudara saya nan ada di Aceh hari ini adalah hari kemerdekaan Republik Indonesia kita berasosiasi berdaulat setara dan makmur," kata Supratman di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8).

Supratman menegaskan pemerintah bakal terus menangani beragam persoalan di seluruh wilayah Indonesia, termasuk Aceh. Menurutnya, semangat persatuan menjadi perihal krusial untuk memastikan beragam persoalan wilayah dapat diselesaikan bersama.

"Yang pertama pasti pemerintah bakal tetap menangani semua problem-problem dari Sabang sampai Merauke," ujarnya.

Dalam konteks Aceh, Supratman menyebut dirinya telah berjumpa dengan Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh serta seluruh personil Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA). Pertemuan tersebut dilakukan dalam rangka membahas keberlanjutan Otsus Aceh nan masa berlakunya bakal berhujung pada 2027.

Presiden Prabowo Subianto juga telah memintanya berkoordinasi dengan DPR mengenai pembahasan Undang-Undang Otsus Aceh. Pemerintah berambisi proses pembahasan tersebut dapat segera dituntaskan sehingga keberlanjutan kebijakan unik untuk Aceh mempunyai kepastian.

"Kami berkonsultasi dalam rangka pembahasan Undang-Undang Otonomi Khusus Aceh nan bakal berhujung di 2027 dan Presiden sudah memerintahkan kepada saya untuk berkoordinasi dengan teman-teman di DPR," kata Supratman.

Ia berambisi pembahasan Otsus Aceh dapat selesai pada tahun ini. Menurutnya, penyelesaian tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk terus menjawab beragam kebutuhan dan persoalan masyarakat Aceh melalui jalur konstitusional.

"Kita berambisi mudah-mudahan Otsus Aceh bisa selesai tahun ini," tuturnya.

Seruan persatuan itu disampaikan di tengah situasi Aceh nan sempat diwarnai kericuhan saat peringatan 21 tahun Hari Damai di Banda Aceh. Kericuhan bermulai ketika sebagian massa dari sejumlah komponen masyarakat berupaya memasang bendera bintang bulan di salah satu tiang di kompleks Masjid Raya Baiturrahman.

Rencana pemasangan bendera tersebut kemudian dilarang abdi negara TNI nan berjaga di sekitar pagar masjid. Situasi itu berujung pada kericuhan dalam rangkaian peringatan tersebut. (Mir)

Selengkapnya