Menpora Erick Thohir (kiri) berbareng Sekretaris Kemenpora Suyadi Pawiro (kanan) saat memberikan pemaparan kepada media di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Rabu (12/8/2026).(ANTARA/Muhammad Ramdan)
MENTERI Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir memberikan suntikan motivasi sekaligus support finansial signifikan bagi kontingen Indonesia nan bakal berkompetensi di Asian Games 2026. Pemerintah resmi menambah anggaran training nasional (pelatnas) sebesar Rp95 miliar, nan membikin total biaya persiapan atlet sekarang mencapai nomor nan fantastis.
Erick menegaskan bahwa tambahan anggaran ini merupakan corak komitmen nyata pemerintah untuk memastikan para atlet tidak lagi terkendala masalah biaya dalam masa persiapan. Dengan tambahan tersebut, total anggaran pelatnas Asian Games membengkak menjadi Rp222 miliar. Angka ini belum termasuk anggaran pengiriman kontingen nan dialokasikan sebesar Rp61 miliar.
"Kita minta atlet, bagian olahraga kudu mulai kembali berjibaku mempersiapkan target-target lencana untuk Asian Games," ujar Erick Thohir di Jakarta, Rabu (12/8).
Target Empat Medali Emas
Seiring dengan peningkatan anggaran, Menpora menetapkan sasaran ambisius namun realistis bagi kontingen Merah Putih. Indonesia dibidik untuk membawa pulang setidaknya empat lencana emas pada arena nan bakal digelar di Aichi-Nagoya, Jepang tersebut.
Tiga bagian olahraga (cabor) utama telah ditetapkan sebagai tumpuan angan untuk mendulang emas, yakni:
- Bulu Tangkis: Tetap menjadi jagoan tradisi emas Indonesia.
- Angkat Besi: Konsisten menyumbang prestasi di level internasional.
- Panjat Tebing: Cabor nan menunjukkan progres pesat dalam beberapa tahun terakhir.
"Empat targetnya, ya ada dari bulu tangkis, dari angkat besi, panjat tebing, dan mungkin cabang-cabang olahraga lainnya nan potensinya perak siapa tahu kepleset jadi emas," tambah Erick optimis.
Pencairan Cepat dan Sistem KPI Ketat
Erick memastikan bahwa tambahan biaya Rp95 miliar tersebut sudah berkarakter final. Proses pencairan bakal dilakukan segera setelah Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) diterima, dengan sasaran tuntas pada pekan ini alias pekan depan.
"DIPA-nya kelak ya proses pencairan 1-2 hari ya. Minggu ini alias minggu depan bisa tuntas. Dan kita tidak ada di Kemenpora mengendap-endap, enggak ada ya. Kita langsung berikan," tegasnya.
Namun, Menpora juga memberikan catatan krusial mengenai penggunaan biaya tersebut. Seluruh pendanaan pelatnas sekarang wajib mengikuti sistem Key Performance Indicator (KPI) nan ketat. Hal ini dilakukan agar penyaluran biaya betul-betul efektif dan tepat sasaran.
"Cabornya apa, nomornya apa, atletnya siapa. Ya, jadi ini betul-betul targeted," pungkas Erick.
Asian Games 2026 Aichi-Nagoya sendiri dijadwalkan berjalan pada 19 September hingga 4 Oktober 2026. Dengan kepastian anggaran ini, diharapkan para atlet dapat konsentrasi sepenuhnya pada peningkatan performa di lapangan. (Ndf/I-1)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·