Mensesneg Prasetyo Hadi memastikan pemerintah siap siaga menangani akibat gempa M 7,7 di NTT. Koordinasi intensif dilakukan berbareng BMKG, BNPB, dan Menko PMK.(Antara)
MENTERI Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memastikan pemerintah memberikan perhatian penuh dan dalam kondisi siap siaga untuk menangani akibat gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo (M) 7,7 nan mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8) pagi.
Prasetyo menyampaikan dirinya telah melakukan koordinasi intensif dengan beragam pihak mengenai guna memastikan kesiapan seluruh unsur pemerintah dalam penanganan darurat pascagempa.
"Dari tadi pagi saya sudah koordinasi dengan Menko PMK (Pembangunan Manusia dan Kebudayaan), Kabasarnas, BMKG, BNPB, dan Gubernur NTT untuk memastikan atensi dan kesiagaan semua unsur di masa-masa awal kejadian ini," ujar Prasetyo dalam pernyataan tertulis di Jakarta, Sabtu.
Ia menegaskan, pemerintah bakal terus memantau perkembangan situasi di lapangan dan memastikan langkah penanganan dapat dieksekusi secara sigap andaikan dibutuhkan. Di samping upaya teknis, Prasetyo turut membujuk seluruh masyarakat Indonesia untuk mendoakan penduduk nan terdampak guncangan gempa tersebut.
"Mari kita kirimkan angan untuk saudara-saudara kita di NTT nan tadi pagi mengalami gempa sangat kuat," katanya.
Berdasarkan info Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa bumi tektonik tersebut terjadi pada pukul 05.58 WITA. Pusat gempa terdeteksi berada di sebelah utara Mbay, Kabupaten Nagekeo, NTT, dengan koordinat 8,33 derajat Lintang Selatan dan 121,32 derajat Bujur Timur pada kedalaman 10 kilometer. Guncangan dahsyat dari Pulau Flores ini apalagi dirasakan hingga ke Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Menanggapi peristiwa tersebut, BMKG sempat mengeluarkan peringatan awal tsunami. Dalam pemantauannya, kenaikan gelombang tsunami tercatat setinggi 0,19 meter di Sikka dan 0,36 meter di Labuan Bajo, NTT. Sementara itu di area Dompu, NTB, gelombang tsunami terdeteksi berketinggian 0,17 meter. (Ant/Z-2)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·