Mental Baja Vozinha: Larang Rekan Menangis usai Ditekuk Argentina

2 jam yang lalu 2
ARTICLE AD BOX

Jakarta, CNN Indonesia --

Kepemimpinan kiper Cape Verde Vozinha di atas lapangan layak diacungi jempol. Ia kedapatan melarang rekan setimnya menangis berlebihan sesaat setelah kalah dari Argentina.

Langkah heroik Cape Verde dalam Piala Dunia 2026 kudu terhenti setelah kalah dramatis 2-3 dari Argentina lewat perpanjangan waktu di babak 32 besar, Sabtu (4/7).

Vozinha, nan tampil impresif sepanjang laga, menolak pulang dengan kepala tertunduk. Ia apalagi melarang rekan setimnya larut dalam kesedihan sesaat setelah peluit panjang dibunyikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam video singkat nan beredar di media sosial, Vozinha menunjukkan jiwa kepemimpinan nan kuat. Ia membujuk rekan setimnya, Dailon Livramento, berdiri setelah sebelumnya ambruk di lapangan.

Livramento sempat menjatuhkan diri ke rumput dan menutup wajahnya. Vozinha kemudian menghampiri dengan menggoyangkan tangan seraya melarang Livramento untuk menangisi hasil akhir.

[Gambas:Instagram]

Sejurus kemudian, Vozinha menarik kedua tangan rekan setimnya itu untuk bangkit berdiri. Penjaga gawang 40 tahun itu lampau membisikkan sesuatu untuk menyemangati Livramento sembari melangkah bersama.

Video singkat itu pun viral di bumi maya. Berbagai repons positif membanjiri kolom komentar. Akun IG 443 menilai itu sebagai, "Mentalitas kepemimpinan dari Vozinha:.

Betapa tidak. Cape Verde, tim debutan nan selama ini tak banyak dikenal dunia, mendadak banjir pujian lantaran penampilan heroik tim sepak bola mereka.

Setelah tak terkalahkan di fase grup berbareng Spanyol, Uruguay, dan Arab Saudi, Cape Verde rupanya bisa memberikan perlawanan sengit kepada Argentina nan berstatus sebagai juara bertahan.

Argentina dibikin kerepotan sepanjang laga. Mereka bisa menahan seri Argentina 1-1 di waktu normal. Gol Lionel Messi di menit ke-29 sukses disamakan Deroy Duarte pada menit ke-59 nan memaksa laga dilanjutkan ke babak extra time.

Di babak perpanjangan waktu, Argentina juga dibuat ketar-ketir. Sempat kembali memimpin melalui Lisandro Martinez (93') Cape Verde rupanya tetap bisa menyamakan skor 2-2 lewat tindakan Lopes Cabral (103').

Banner Gempita Bola 2026

Sayang, 'kisah cinderella' Cape Verde kudu berhujung setelah Argentina kembali memimpin lewat gol bunuh diri Diney pada menit ke-111. Argentina sukses mempertahankan kelebihan 3-2 hingga akhir laga.

Meski kalah, Cape Verde layak berbangga. Mereka rupanya bisa menyuguhkan perlawanan sengit melawan tim favorit juara nan diperkuat sang legenda, Lionel Messi.

[Gambas:Video CNN]

(jun/jun/jal)

Add as a preferred
source on Google
Selengkapnya