Ilustrasi(Dok Istimewa)
MENTERI Kehutanan Raja Juli Antoni mengapresiasi Rudiansyah, remaja nan ikut membantu masyarakat dan petugas memadamkan kebakaran rimba dan lahan (karhutla) di area Petuk Ketimpun, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah.
Rudiansyah menarik perhatian lantaran turun langsung membantu pemadaman dengan mengenakan kostum Superman. Raja Juli apalagi menyebut remaja tersebut sebagai forest hero lantaran kepeduliannya terhadap penanganan karhutla.
Saat meninjau penanganan karhutla di Petuk Ketimpun, Rabu (19/8), Raja Juli berbincang dengan Rudiansyah dan menyampaikan salam dari Presiden Prabowo Subianto.
“Saya datang ke sini, saya pamit ke Pak Presiden Prabowo Subianto. Pak Prabowo menyampaikan salam kepada Rudiansyah. Ini salah satu contoh anak muda nan luar biasa. Ini superhero, tapi juga menjadi forest hero, pahlawan nan menyelamatkan rimba kita,” ujar Raja Juli.
Menurut Raja Juli, keterlibatan masyarakat menjadi bagian krusial dalam pengendalian karhutla. Pemerintah berbareng TNI, Polri, Manggala Agni, BNPB, BPBD, dan beragam unsur lainnya tidak dapat menangani kebakaran tanpa support masyarakat di lapangan.
“Tanpa ada partisipasi masyarakat dalam menanggulangi karhutla, pasti tidak bakal bisa selesai,” katanya.
Ia menegaskan, peran masyarakat tidak hanya dibutuhkan ketika kebakaran sudah terjadi, tetapi juga dalam mencegah munculnya titik api. Terlebih, kondisi cuaca nan kering meningkatkan akibat kebakaran.
“Sekali lagi saya mengingatkan masyarakat agar jangan bermain api. Jangan ada lagi pembukaan lahan di musim ini dengan langkah membakar. Land clearing dengan langkah membakar, baik itu korporasi nan besar maupun masyarakat,” tegasnya.
Pemerintah, lanjut Raja Juli, terus melakukan pengendalian karhutla melalui operasi darat dan udara. Upaya tersebut antara lain pemadaman menggunakan water bombing serta kemungkinan operasi modifikasi cuaca andaikan kondisi atmosfer memungkinkan.
Saat ini, BNPB telah memobilisasi lima unit water bombing. Penambahan armada juga bakal dipertimbangkan andaikan kebutuhan di lapangan tetap belum terpenuhi.
“Selain operasi modifikasi cuaca, itu dengan water bombing. Sekarang sudah dimobilisasi. BNPB ada lima water bombing. Kalau kelak tetap dianggap kurang dengan kebutuhan lapangan, kita mesti membuka ruang,” ujarnya.
Raja Juli mengatakan kesiapan sumber air menjadi salah satu tantangan dalam operasi pemadaman. Karena itu, support sarana dan prasarana pemadaman, baik di darat maupun udara, perlu terus diperkuat.
Dalam kunjungan tersebut, Menteri Kehutanan juga menyerahkan support sarana pengendalian karhutla kepada golongan Masyarakat Peduli Api (MPA). Bantuan itu berupa mesin Robin, lima selang 1,5 inci, satu nozzle, 10 pasang sepatu boot, lima stel baju pemadam, lima masker pemadam, dan 10 pasang sarung tangan.
Bantuan tersebut diharapkan memperkuat keahlian masyarakat dalam melakukan pemadaman awal sekaligus mencegah kebakaran meluas.
Raja Juli menilai semangat Rudiansyah mencerminkan partisipasi dan ketangguhan masyarakat dalam menghadapi bencana. Menurutnya, budaya gotong royong menjadi kekuatan masyarakat Indonesia dalam menghadapi persoalan bersama.
“Community participation, masyarakat kita selalu mau bergotong royong. Kemudian ada community resilience, masyarakat kita punya kemauan untuk survive, keluar dari masalah bersama-sama,” katanya.
Dalam perbincangan dengan Menteri Kehutanan, Rudiansyah juga menyampaikan cita-citanya menjadi polisi hutan. Raja Juli menyambut kemauan tersebut dan berjanji mendukung pendidikan remaja itu.
“Insya Allah tadi beliau mau menjadi polisi hutan. Nanti insya Allah kita bakal menjadikan beliau polisi hutan. Kalau beliau mau pilih, kelak saya kasih beasiswa,” ujar Raja Juli.
Selain mengandalkan partisipasi masyarakat, pemerintah juga memastikan penanganan karhutla dilakukan melalui penegakan hukum. Raja Juli menegaskan pihak nan terbukti melakukan pembakaran alias menyebabkan kerusakan rimba dan lingkungan bakal diproses tanpa pandang bulu.
Berdasarkan info dari Kapolda Kalimantan Tengah, terdapat 12 tersangka dalam penanganan kasus karhutla di wilayah tersebut.
“Siapa pun, besar kecil, tanpa pandang bulu, nan melakukan kerusakan alam, kerusakan hutan, bakal kita tindak secara hukum,” tegasnya.(H-3)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·