Ratusan personil Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia menggelar unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR, Jakarta, Rabu (11/2/2026). Aksi tersebut dilakukan untuk menuntut pemerintah segera mengangkat pembimbing madrasah dari jenjang Raudhatul Athfal hingga Madra(MI/Usman Iskandar)
KEMENTERIAN Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-Rebiro) menyiapkan skema proyeksi dan pengangkatan bagi para tenaga pendidik alias guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di seluruh Indonesia. Menteri PANRB Rini Widyantini mengungkapkan bahwa pemerintah bakal membuka kesempatan bagi PPPK pembimbing paruh waktu untuk beranjak status menjadi PPPK penuh waktu nan dijadwalkan pada 2027.
"Untuk PPPK paruh waktu bakal diberikan kesempatan untuk menjadi PPPK penuh waktu nan bakal dilakukan di tahun 2027," kata Rini melalui keterangannya, Rabu (19/8/2026).
Selain pengangkatan penuh waktu, pemerintah juga bakal membuka kesempatan bagi para pembimbing status PPPK untuk mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) nan rencananya dibuka pada awal 2027.
"Kemudian juga bakal diberikan kesempatan untuk PPPK pembimbing untuk ikut melakukan seleksi PNS nan diperkirakan pendaftarannya di awal 2027," ujar Rini.
Rini mengungkapkan langkah ini diambil guna memperjelas jenjang karir para tenaga pendidik serta memperkuat pemenuhan kebutuhan pembimbing secara nasional.
Ia membeberkan, saat ini tercatat ada 231.246 pembimbing PPPK paruh waktu, dari total PPPK pembimbing sebanyak 955.245 orang. Ia mengatakan jumlah itu bakal menambal total kebutuhan pembimbing sebanyak 526.689 orang.
"Pada saat ini ada proyeksi kebutuhan untuk pemenuhan untuk pembimbing nasional itu sebanyak 526.689 formasi. nan tentu saja terdiri atas sekolah guru-guru, untuk termasuk kementerian di Kementerian Agama, kemudian di Dikdasmen, kemudian juga di Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda," katanya. (H-4)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·