loading...
Sebanyak 1.900 pegawai Kementerian Sosial (Kemensos) terindikasi tetap bermain gambling online (judol). Foto/SindoNews
JAKARTA - Sebanyak 1.900 pegawai Kementerian Sosial (Kemensos) terindikasi tetap bermain judi online (judol). Hal itu berasas info dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).
"Sebagaimana info nan kami terima dari PPATK, 1.900 pegawai Kemensos nan terindikasi main gambling online," ujar Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf kepada wartawan, Rabu (12/8/2026).
Kemensos saat ini tengah melakukan verifikasi terhadap info tersebut. Dari 1.900 pegawai nan terindikasi, sebanyak 42 orang merupakan ASN, sedangkan sisanya merupakan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Baca juga: Mensos Tegaskan Pemain Judol dan ASN Tak Lagi Jadi Penerima Bansos
"Ini tentu menjadi keprihatinan kita semua nan diharapkan ke depan menjadi pembelajaran," lanjut dia.









English (US) ·
Indonesian (ID) ·