Misi Chang'e 7 Tiongkok ke Bulan Ditunda Hingga 2027 Akibat Cuaca Buruk

3 jam yang lalu 5
Misi Chang'e 7 Tiongkok ke Bulan Ditunda Hingga 2027 Akibat Cuaca Buruk Peluncuran misi luar angkasa Chang'e 7 milik Tiongkok terpaksa ditunda akibat cuaca jelek Depresi Tropis Narra.(Media Sosial X)

CUACA buruk memaksa penundaan peluncuran misi eksplorasi bulan terbaru milik Tiongkok, Chang'e 7. Pertumbuhan Depresi Tropis Narra di Teluk Tonkin mendorong badan luar angkasa Tiongkok menunda agenda lepas landas probe tersebut secara signifikan, nan kemungkinan baru bisa dilaksanakan pada tahun 2027.

"Wahana antariksa Chang'e 7 milik Tiongkok tidak memenuhi kondisi peluncuran, sehingga peluncurannya tidak dapat dilakukan selama jendela nan direncanakan tahun ini," laporkan instansi buletin negara Xinhua, mengutip pernyataan resmi dari China Manned Space Agency.

Sesuai rencana awal, Chang'e 7 dijadwalkan meluncur dari Pusat Peluncuran Satelit Wenchang nan terletak di Pulau Hainan. Namun, Badai Narra mulai terbentuk di Teluk Tonkin, tepat di sebelah barat pulau tersebut.

Kondisi angin kencang membikin proses peluncuran roket menjadi sangat berisiko. Otoritas antariksa Tiongkok sempat menggeser agenda peluncuran selama satu hari ke hari berikutnya, sebelum akhirnya memutuskan bahwa sasaran baru tersebut tetap tidak memungkinkan untuk dicapai.

Hingga saat ini belum ada kepastian mengenai kapan Chang'e 7 bakal betul-betul dilepaskan ke antariksa. Informasi mengenai agenda resmi peluncuran tersebut tetap tergolong minim, mengingat pemerintah Tiongkok dikenal sangat tertutup mengenai aktivitas eksplorasi luar angkasanya dibandingkan lembaga seperti NASA alias European Space Agency. Sebagai contoh, Tiongkok biasanya baru mengumumkan nama awak nan terbang dalam misi berawak hanya satu hari sebelum waktu lepas landas.

Proses peluncuran Chang'e 7 memerlukan posisi sejajar nan presisi antara Bumi dan Bulan, sehingga misi tidak bisa langsung dijalankan begitu cuaca di Wenchang membaik. Sejumlah laporan daring menyebut peluncuran berkesempatan dilakukan pada September, sementara laporan lain, termasuk pemberitaan Xinhua, mengindikasikan bahwa peluncuran baru bakal terjadi pada 2027.

Meskipun mengalami penundaan, misi Chang'e 7 tetap menarik perhatian bumi internasional lantaran dinilai ambisius dan mempunyai akibat besar bagi masa depan eksplorasi Bulan. Misi ini terdiri dari perpaduan orbiter dan lander nan dirancang untuk mendarat di tepi Kawah Shackleton, dekat kutub selatan Bulan.

Wilayah kutub selatan Bulan diperkirakan menyimpan persediaan es air dalam jumlah besar, terutama di dasar kawah nan tidak pernah terpapar sinar mentari selama miliaran tahun. Lander Chang'e 7 nantinya bakal mengerahkan rover serta robot melompat unik untuk berburu sumber daya berbobot tersebut, nan diharapkan dapat mendukung rencana pembangunan permukiman manusia di Bulan. (Space/Z-2)

Selengkapnya