Dengan pengiriman terbaru tersebut, total support logistik nan telah dikirim pemerintah sejak hari pertama hingga hari kelima mencapai 254 ton.
Pemerintah kembali mengirimkan support logistik untuk masyarakat terdampak musibah di Nusa Tenggara Timur (NTT). Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya berbareng Menteri Sosial Saifullah Yusuf alias Gus Ipul memberangkatkan lima pesawat nan membawa total 65 ton logistik ke NTT. (Dok:BPMI/Cahyo)
"Atas petunjuk Bapak Presiden, hari ini di hari kelima pascabencana, 19 Agustus 2026 jam 4 pagi, kembali diberangkatkan lima pesawat menuju NTT. Hari ini total membawa 65 ton logistik," ujar Teddy dalam keterangan di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (19/8/2026). Dengan pengiriman terbaru tersebut, total support logistik nan telah dikirim pemerintah sejak hari pertama hingga hari kelima mencapai 254 ton. (Dok:BPMI/Cahyo)
Bantuan nan dikirim mencakup beragam kebutuhan masyarakat, mulai dari makanan, minuman, tenda, perlengkapan kesehatan hingga kebutuhan lain nan diperlukan selama masa tanggap darurat. "Sejak hari pertama 27 ton sampai dengan hari kelima sudah terangkut 253 ton logistik, baik itu makanan, minuman, tenda, perlengkapan kesehatan dan perlengkapan lainnya nan dibutuhkan rakyat NTT," katanya. (Dok:BPMI/Cahyo)
Dari posko Labuan Bajo, support bakal didistribusikan ke sejumlah wilayah, termasuk Kabupaten Manggarai Barat, Manggarai Timur, dan Ngada. Sementara itu, posko nan berada di Maumere bakal menjadi pusat pengedaran support untuk wilayah Sikka, Ende, dan Nagekeo. (Dok:BPMI/Cahyo)
Distribusi support ke wilayah-wilayah tersebut dilakukan menggunakan beragam moda transportasi. Pemerintah memanfaatkan jalur udara dengan helikopter dan pesawat berukuran lebih kecil, jalur laut, serta jalur darat. Untuk jalur laut, Teddy mengatakan terdapat tiga kapal perang Republik Indonesia (KRI) milik TNI Angkatan Laut nan telah berada di wilayah tersebut. (Dok:BPMI/Cahyo)

54 menit yang lalu
2








English (US) ·
Indonesian (ID) ·