(MI/Marianus)
WARGA negara asing (WNA) asal India meninggal bumi setelah mengalami kondisi darurat saat mengantre proses check-in di Bandar Udara Komodo Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (19/8) pagi.
Korban diketahui berjulukan Paresh Vashantrai Sheth, penduduk negara India nan lahir di New Delhi pada 3 Juni 1957. Berdasarkan info identitas, korban tercatat menggunakan paspor bernomor R4009505.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 07.19 Wita. Saat itu, korban tengah berada di antrean salah satu konter check-in untuk melakukan perjalanan udara dari Labuan Bajo menuju negara asalnya.
Di tengah antrean, korban tiba-tiba terjatuh dan tidak sadarkan diri. Kondisi mendadak tersebut sempat memicu kepanikan di area keberangkatan. Petugas Aviation Security (Avsec) Bandar Udara Komodo nan berada di letak langsung memberikan pertolongan pertama dan segera menghubungi petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP).
Tim medis KKP berbareng ambulans tiba di letak untuk melakukan penanganan awal. Saat diperiksa, kondisi korban dilaporkan sudah kritis dan tidak memberikan respons serta dilaporkan mengeluarkan busa dari mulut.
Korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans KKP menuju Rumah Sakit Siloam Labuan Bajo. Sekitar pukul 07.30, korban tiba di rumah sakit didampingi petugas dan seorang rekannya.
Setibanya di rumah sakit, tim medis langsung melakukan tindakan darurat termasuk upaya resusitasi alias pemompaan jantung. Namun, setelah sekitar satu jam mendapat penanganan intensif, nyawa korban tidak sukses diselamatkan. Pihak Rumah Sakit Siloam Labuan Bajo menyatakan korban meninggal bumi pada pukul 08.19.
Korban diketahui berada di Labuan Bajo dalam rangka liburan dan tengah bersiap untuk kembali ke India saat kejadian terjadi. Hingga saat ini, rekan korban tetap berkomunikasi dengan pihak family di negara asal mengenai proses pemulangan jenazah.
Penanganan lebih lanjut diperkirakan bakal melibatkan pengelola Bandara Komodo, KKP, pihak kepolisian, serta otoritas nan berkuasa menangani penduduk negara asing di Indonesia. Sementara itu, Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas II Komodo Labuan Bajo, Ceppy Triono, belum memberikan keterangan resmi mengenai peristiwa tersebut. (I-2)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·