Negara Ringankan Beban Peternak, Ini Buktinya

16 jam yang lalu 3
Negara Ringankan Beban Peternak, Ini Buktinya Penandatanganan MoU antara PT Berdikari dan Koperasi LPER untuk mempermudah pemenuhan kebutuhan bahan baku pakan Soybean Meal - SBM.(dok.istimewa)

JERATAN peternak rakyat mengenai mahalnya nilai pakan akhirnya dijawab negara. Pemerintah melalui BUMN resmi datang dengan langkah konkret. Hal itu ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding - MOU berbareng Koperasi Produsen LPER untuk mempermudah pemenuhan kebutuhan bahan baku pakan Soybean Meal - SBM.

Dalam MOU tahap awal ini, kedua belah pihak berkomitmen untuk merealisasikan penyaluran SBM sebanyak 5.000 Ton langsung kepada personil peternak rakyat bimbingan Koperasi LPER di seluruh Indonesia.

MOU tersebut ditandatangani oleh Ketua Umum Koperasi LPER Mulyadi Atma, dan Direktur Utama PT Berdikari, Maryadi. Penandatanganan MOU tersebut turut dihadiri oleh Direktur Operasional PT Berdikari, Agung Aulia, beserta jejeran PT Berdikari dan perwakilan Koperasi LPER.

Wujudkan Ekosistem Terintegrasi melalui Koperasi. Ketua Umum Koperasi LPER menyampaikan bahwa kerja sama ini adalah angin segar bagi peternak. Selama ini 70% biaya produksi lenyap untuk pakan. Dengan adanya pasokan SBM dari BUMN, rantai pasok dipangkas dan nilai bisa lebih stabil.

"Ini bukti nyata negara tidak meninggalkan peternak rakyat. Dengan SBM 5.000 Ton di awal ini, kami optimis nilai pokok produksi telur dan ayam bisa ditekan dan peternak bisa bangkit kembali," kata Mulyadi dalam keterangannya, Selasa (18/8).

Pihak BUMN menegaskan komitmennya untuk menjadi off-taker sekaligus penyedia bahan baku utama. Langkah ini adalah bagian dari program ketahanan pangan nasional berbasis koperasi.

Kerja sama ini diproyeksikan berakibat langsung pada peternak. Peternak tidak lagi tergantung kepada tengkulak apalagi langsung ke personil dan mitra koperasi. Dengan pakan terjamin, produksi telur dan ayam ras meningkat. LPER diharapkan menjadi pusat pengedaran dan penampung kebutuhan peternak UKM dan Anggota.

"Kami berkomitmen mengawali dari 5.000 Ton ini. Target kami adalah membangun ekosistem peternakan ayam ras nan terintegrasi dan berkeadilan," kata Direktur Berdikari. 

Dengan adanya MOU ini, tuntutan peternak rakyat selama ini akhirnya menemukan titik terang. Negara hadir, BUMN bergerak, dan Koperasi LPER siap menjadi garda terdepan mensejahterakan anggotanya. (Cah/P-3)

Selengkapnya