Garam NaCI nan siap disemai di udara kabupaten Berau dalam OMC(Dok.Humas Polri Berau)
OPERASI Modifikasi Cuaca alias (OMC) dilaksanakan di udara Kabupaten Berau, Kalimantan Timur (Kaltim) untuk upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran rimba dan lahan (Karhutla) serta mengatasi kekeringan di wilayah Berau.
Pantau di lapangan aktivitas OMC itu, menggunakan pesawat milik Smart Cakrawala Aviation jenis Cessna 208 Caravan dengan registrasi PK-SNP. Diterbangkan dari Bandara Kalimarau, Jalan Kalimarau, Kelurahan Teluk Bayur, Kecamatan Teluk Bayur, Kabupaten Berau.
Berdasarkan sumber info dari Posko operasi modifikasi cuaca Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Kaltim Wilayah Berau, mengatakan, pesawat melakukan take off pada pukul 20.46 Wita dan kembali mendarat pukul 22.25 Wita, dengan lama penerbangan sekitar 99 menit dan rute Berau–local area.
Tim penyelenggaraan OMC, terdiri atas pilot dan co-pilot, dua orang flight scientist, serta dua orang tim penabur bahan semai berupa garam jenis NaCl (Natrium Klorida) non-yodium dengan total sebanyak 1 ton, dikemas dalam 50 karung dengan berat masing-masing 20 kilogram.
Pelaksanaan operasi modifikasi cuaca merupakan salah satu langkah mitigasi untuk mendukung upaya pencegahan Karhutla di wilayah Kabupaten Berau, khususnya dalam menghadapi kondisi cuaca dan potensi terjadinya kekeringan nan dapat meningkatkan akibat kebakaran rimba dan lahan.
Dengan operasi modifikasi cuaca diharapkan kondisi cuaca dapat lebih mendukung upaya pencegahan Karhutla serta menjaga keamanan dan kelestarian lingkungan di wilayah Kabupaten Berau. (H-4)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·