Operasional Stasiun Kampung Bandan Berangsur Kondusif Usai Kebakaran Lahan

7 jam yang lalu 7
Operasional Stasiun Kampung Bandan Berangsur Kondusif Usai Kebakaran Lahan Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu.(Antara)

KEBAKARAN lahan nan ditumbuhi alang-alang di dekat Stasiun Kampung Bandan, Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, sempat mengganggu operasional perjalanan Commuter Line pada Senin (10/8). Insiden nan menghanguskan lahan seluas 15.000 meter persegi milik PT KAI tersebut diduga kuat dipicu oleh puntung rokok nan dibuang sembarangan.

Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Budi Haryono, mengonfirmasi bahwa dugaan awal penyebab api berasal dari aktivitas manusia di sekitar lokasi. Berdasarkan keterangan penduduk setempat, api pertama kali muncul di area nan sering digunakan untuk pelepasan burung merpati.

“Dugaan penyebab kebakaran lahan milik PT KAI seluas 15.000 meter persegi akibat puntung rokok,” ujar Budi Haryono di Jakarta, Senin.

Laporan kebakaran pertama kali diterima oleh petugas pada pukul 14.38 WIB. Kondisi lahan nan dipenuhi ilalang kering membikin api dengan sigap merambat dan meluas. Untuk mengatasi kobaran api, Sudin Gulkarmat mengerahkan kekuatan penuh sebanyak 40 personel gabungan.

Kepala Seksi Operasi Sudin Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Gatot Sulaeman, merinci bahwa armada nan dikerahkan terdiri dari enam unit mobil pemadam dari Jakarta Utara dan dua unit support dari Jakarta Pusat. Petugas kudu berjibaku selama lebih dari tiga jam untuk memastikan api tidak merambat ke akomodasi stasiun nan lebih vital.

Api akhirnya sukses dipadamkan secara total pada pukul 17.44 WIB. “Alhamdulillah, api sukses dipadamkan dan situasi kembali normal,” tambah Budi.

Dampak Terhadap Layanan Commuter Line

Kebakaran ini berakibat langsung pada agenda perjalanan KRL Commuter Line, khususnya relasi Stasiun Tanjung Priok menuju Stasiun Jakarta Kota dan sebaliknya. Asap tebal dan posisi titik api nan berdekatan dengan jalur kereta memaksa pihak operator melakukan rekayasa serta penghentian sementara jasa demi keamanan penumpang.

Pihak KAI Commuter sempat menyampaikan permohonan maaf atas gangguan nan terjadi mulai pukul 15.21 WIB. Namun, seiring dengan keberhasilan petugas melokalisir api, jalur tersebut dinyatakan kondusif kembali pada pukul 15.58 WIB.

Data Insiden Kebakaran Stasiun Kampung Bandan:

  • Luas Lahan: 15.000 Meter Persegi
  • Penyebab Diduga: Puntung Rokok
  • Personel Dikerahkan: 40 Orang
  • Armada: 8 Unit Mobil Damkar
  • Waktu Penanganan: ± 3 Jam (14.38 - 17.44 WIB)

Peringatan Bahaya di Musim Kering

Insiden ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk tidak membuang puntung rokok alias membakar sampah sembarangan, terutama di area terbuka nan ditumbuhi vegetasi kering. Area ilalang nan kering sangat rentan tersulut api meski hanya dari sumber panas kecil, nan kemudian dapat memicu kebakaran besar dan mengganggu akomodasi publik strategis seperti transportasi kereta api.

Saat ini, situasi di sekitar Stasiun Kampung Bandan telah dinyatakan kondusif, dan perjalanan KRL telah beraksi sesuai agenda normal setelah sempat mengalami halangan selama proses pemadaman berlangsung. (Ant/I-1)

Selengkapnya