Pagelaran Sabang Merauke 2026 Pertemukan Budaya, UMKM, dan Teknologi

52 menit yang lalu 1
Pagelaran Sabang Merauke 2026 Pertemukan Budaya, UMKM, dan Teknologi Ilustrasi(Dok Istimewa)

KEKAYAAN budaya Indonesia kembali mendapat ruang spesial melalui Pagelaran Sabang Merauke 2026. Digelar pada 20–23 Agustus 2026 di Indonesia Arena, Jakarta, pagelaran nan diselenggarakan iForte ini tidak hanya menghadirkan keragaman seni dan tradisi Nusantara, tetapi juga mempertemukan karya pelaku upaya lokal dengan support teknologi digital.

Pagelaran Sabang Merauke 2026 pun tidak sekadar menjadi panggung untuk merayakan keberagaman budaya Indonesia. Acara ini juga menjadi ruang pertemuan antara kreativitas, UMKM, dan penemuan teknologi—sebuah kerjasama nan menunjukkan bahwa semangat Indonesia dapat tumbuh semakin kuat ketika budaya dan kemajuan digital melangkah bersama.

Salah satu kerjasama nan menjadi bagian krusial dalam penyelenggaraan tahun ini adalah kehadiran PT Hitachi Channel Solutions Indonesia (Hitachi) sebagai Official POS Partner Hitachi POS mendukung operasional transaksi nyaris seluruh merchant nan datang di area Pagelaran Sabang Merauke.

Kolaborasi tersebut turut melibatkan BCA sebagai payment provider melalui pemanfaatan Hitachi POS Terminal Riding pada perangkat EDC Android BCA nan digunakan para merchant.

Satu Perangkat untuk Kasir dan Pembayaran

Hitachi POS Terminal Riding merupakan aplikasi Hitachi POS nan melangkah langsung pada EDC Android BCA. Teknologi ini memungkinkan satu perangkat menjalankan kegunaan kasir sekaligus menerima pembayaran.

Merchant dapat mencatat pesanan, memproses transaksi penjualan, menerima pembayaran hingga mencetak bill melalui satu perangkat. Dengan demikian, pelaku upaya tidak perlu membawa perangkat kasir dan pembayaran secara terpisah.

Regional Merchant Acquisition Lead Jabodetabek Hitachi Channel Solutions Indonesia, Adityo Mulki Barraufu, mengatakan solusi tersebut dikembangkan dengan mempertimbangkan kebutuhan merchant nan semakin dinamis, khususnya pelaku upaya nan aktif mengikuti bazaar, exhibition, maupun beragam event.

“Banyak pelaku upaya mau konsentrasi pada upaya dan pengguna mereka tanpa kudu direpotkan dengan terlalu banyak perangkat saat bertransaksi. Terlebih bagi merchant nan aktif mengikuti bazaar, exhibition, alias event, mobilitas dan kepraktisan menjadi sangat penting,” ujar Adityo.

Menurutnya, Hitachi POS Terminal Riding menawarkan pendekatan nan sederhana melalui satu perangkat untuk mendukung operasional kasir sekaligus pembayaran.

“Merchant cukup membawa satu perangkat dan sudah bisa langsung berdagang dengan lebih praktis,” tambahnya.

Implementasi teknologi tersebut di Pagelaran Sabang Merauke 2026 menjadi contoh gimana digitalisasi dapat membantu pelaku upaya beradaptasi dengan kebutuhan operasional di luar outlet reguler.

Membangun Ekosistem Digital untuk Merchant

Kehadiran Hitachi POS juga menjadi bagian dari kerjasama antara iForte sebagai penyelenggara acara, BCA sebagai penyedia jasa pembayaran sekaligus pihak nan mewadahi organisasi Bangga Lokal, serta Hitachi sebagai penyedia solusi POS.

Kolaborasi lintas industri tersebut membangun ekosistem nan mempertemukan penyelenggara acara, penyedia jasa pembayaran, dan perusahaan teknologi untuk menciptakan pengalaman transaksi nan lebih praktis bagi merchant maupun pengunjung.

Marketing Lead Hitachi Channel Solutions Indonesia, Tiffany Desire, menilai digitalisasi semestinya tidak berakhir pada penggunaan teknologi, tetapi bisa memberikan faedah nyata dalam aktivitas upaya sehari-hari.

“Bagi kami, digitalisasi bukan hanya tentang menghadirkan teknologi, tetapi tentang memastikan teknologi tersebut betul-betul relevan dan dapat digunakan dalam aktivitas sehari-hari,” kata Tiffany.

Ia menambahkan, kerjasama berbareng iForte dan BCA di Pagelaran Sabang Merauke menjadi bagian dari upaya memperluas pemanfaatan solusi digital, khususnya bagi pelaku usaha.

“Teknologi seperti Hitachi POS dapat menjadi bagian nan sederhana namun berakibat dalam membantu upaya berkembang, bertransaksi, dan melayani pengguna dengan lebih baik,” ujarnya.

Adityo menegaskan bahwa transformasi digital memerlukan kerja sama dari beragam pihak agar manfaatnya dapat dirasakan semakin luas.

“Transformasi digital tidak dapat melangkah sendiri. Dibutuhkan kerjasama antara beragam pihak untuk membangun ekosistem nan bermanfaat,” tuturnya.

Semangat pemberdayaan upaya lokal semakin terasa lantaran Pagelaran Sabang Merauke 2026 berjalan beriringan dengan *BCA UMKM Fest* di letak nan sama.

BCA UMKM Fest menghadirkan 65 merchant Bangga Lokal BCA. Kehadiran para merchant memberikan ruang bagi beragam produk dan upaya lokal Indonesia untuk lebih dekat dengan masyarakat nan datang ke Indonesia Arena.
 

Selengkapnya