Pakar Hukum: Konsep Presisi Jadi Kunci Meningkatnya Kepercayaan Publik kepada Polri

2 jam yang lalu 2
ARTICLE AD BOX

loading...

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat berkunjung ke makam Presiden kedua RI Soeharto di Astana Giribangun, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah (Jateng). Foto: Dok Polri

JAKARTA - Pakar Hukum dari Universitas Krisnadwipayana, Jakarta Hartanto menilai peningkatan kepercayaan publik nan signifikan kepada Polri bukan terjadi secara kebetulan, melainkan merupakan hasil dari serangkaian kebijakan reformatif nan diimplementasikan secara sistematis dan terukur di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Hal tersebut dikatakannya menanggapi hasil survei nan menunjukkan 80,6 persen publik menilai keahlian Polri semakin baik.

Menurut Hartanto, peningkatan kepercayaan publik terhadap Polri tidak terlepas dari perbaikan nan terjadi secara menyeluruh dan berjenjang pada tiga dimensi utama organisasi kepolisian ialah dimensi keahlian institusi, sumberdaya manusia, dan budaya institusi. “Ketiga dimensi ini saling menopang satu sama lain dalam membentuk wajah baru Polri di mata masyarakat,” ujarnya, Senin (29/6/2026).

Dia berpendapat, perbaikan keahlian Polri tercermin dari respons nan lebih cepat, penanganan kasus nan lebih transparan, dan peningkatan profesionalisme dalam penegakan hukum. “Masyarakat mulai merasakan perubahan nyata dalam kualitas jasa kepolisian, baik di tingkat pusat maupun daerah,” ujarnya.

Baca juga: Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat Jadi Modal Sosial nan Harus Diperkuat

Selengkapnya