Partisipasi Usaha Ultra Mikro dalam Pertumbuhan Ekonomi Diperluas

1 jam yang lalu 3
Partisipasi Usaha Ultra Mikro dalam Pertumbuhan Ekonomi Diperluas PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menggelar upacara bendera.(Dok.PNM)

PT Permodalan Nasional Madani (PNM) memperluas partisipasi pengusaha ultra mikro dalam aktivitas ekonomi melalui pembiayaan dan pendampingan upaya agar pertumbuhan tidak hanya terkonsentrasi pada pelaku ekonomi berskala besar.

"Kemerdekaan bukan hanya tentang seberapa jauh Indonesia tumbuh, tetapi tentang seberapa banyak rakyat nan ikut tumbuh berbareng Indonesia," kata Wakil Direktur Utama PNM Sunar Basuki dalam keterangannya di Jakarta, Senin (18/8).

Ia mengatakan momentum HUT ke-81 Republik Indonesia menjadi pengingat bahwa pembangunan ekonomi perlu memberikan ruang nan semakin luas bagi masyarakat untuk terlibat dalam aktivitas produktif. 

Menurut dia, jutaan upaya berskala mini nan tumbuh di tengah masyarakat mempunyai peran krusial dalam membentuk aktivitas ekonomi lokal. Seperti warung, upaya kuliner, perdagangan kebutuhan sehari-hari, hingga beragam upaya berbasis rumah tangga menciptakan perputaran duit nan berjalan setiap hari di lingkungan masyarakat.

"Karena itu, ketika kita mendampingi ibu-ibu pengguna PNM Mekaar, nan kita bangun bukan hanya usahanya, tetapi juga angan dan masa depan keluarganya," ujarnya.

Menurut Sunar, besarnya kontribusi upaya ultra mikro tidak selalu tecermin dari skala masing-masing usaha. Nilai ekonominya justru terbentuk dari banyaknya masyarakat nan menjalankan aktivitas produktif dan perputaran ekonomi nan mereka ciptakan secara kolektif.

Aktivitas tersebut menciptakan rantai ekonomi nan lebih panjang. Pendapatan dari upaya kembali digunakan untuk membeli bahan baku, bayar kebutuhan rumah tangga, menggunakan jasa di lingkungan sekitar, hingga membiayai pendidikan. Perputaran inilah nan membikin aktivitas upaya ultra mikro mempunyai keterkaitan langsung dengan ekonomi masyarakat.

"Banyak ibu nan mungkin tidak berbincang tentang ekonomi nasional. Tetapi dari upaya mini nan mereka jalankan, ekonomi Indonesia sebenarnya bergerak. Dari tangan mereka, anak-anak bisa sekolah. Dari penghasilan mereka, kebutuhan family terpenuhi. Dari keberanian mereka untuk terus mencoba, sebuah masa depan sedang dibangun," katanya.

BERJALAN BERIRINGAN
Karena itu, PNM memandang ekspansi akses pembiayaan perlu melangkah beriringan dengan peningkatan kapabilitas usaha. Pembiayaan menjadi pintu masuk untuk memperkuat keahlian pengguna dalam mengelola usaha, meningkatkan kualitas produk, memanfaatkan teknologi, membangun jejaring, serta memperoleh akses pasar nan lebih luas.

Pendampingan tersebut diarahkan untuk membikin aktivitas ekonomi nan semula berjalan dalam skala terbatas mempunyai kesempatan berkembang dan terhubung dengan ekosistem upaya nan lebih luas.

Menurut Sunar, pendekatan tersebut krusial lantaran tantangan pengusaha ultra mikro tidak semata-mata terletak pada modal. Pelaku upaya juga memerlukan pengetahuan, keterampilan, akses pasar, dan jejaring agar bisa mempertahankan serta memperbesar aktivitas produktifnya.

"Memberdayakan masyarakat berfaedah datang bukan hanya ketika mereka memerlukan pembiayaan. Kita kudu datang untuk memahami kebutuhannya, mendampingi prosesnya, dan membantu mereka memandang kesempatan nan mungkin belum terlihat," ujar Sunar.

Dalam konteks perekonomian nasional, penguatan upaya ultra mikro menjadi salah satu jalan untuk memperluas pedoman masyarakat nan memperoleh faedah dari pertumbuhan. Semakin banyak upaya produktif nan berkembang di tingkat lokal, semakin luas pula sumber-sumber aktivitas ekonomi nan terbentuk di masyarakat.

PERKUAT KEMANDIRIAN EKONOMI
Bagi PNM, semangat kemerdekaan lantaran itu tidak berhenti  pada peringatan sejarah, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kemandirian ekonomi dengan membuka kesempatan bagi semakin banyak masyarakat untuk menjalankan dan mengembangkan usaha.

Pendekatan tersebut sejalan dengan tema HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur, terutama dalam memperluas kesempatan ekonomi agar faedah pembangunan dapat menjangkau beragam lapisan masyarakat.

"Setiap upaya nan tumbuh adalah angan nan ikut tumbuh. Setiap family nan semakin berkekuatan adalah bagian dari Indonesia nan semakin kuat. Semoga semangat kemerdekaan terus mengingatkan kita bahwa tugas kita adalah memastikan semakin banyak masyarakat mempunyai kesempatan untuk tumbuh dan maju berbareng Indonesia," kata Sunar menambahkan. (Ant/E-2)

Selengkapnya