Jakarta, CNN Indonesia --
Pelatih Inter Miami, Guillermo Hoyos, menjelaskan kondisi Lionel Messi belum sepenuhnya pulih setelah sang ayah tutup usia.
Hoyos turut berempati dan merasakan duka mendalam nan tengah dialami Messi. Pria Argentina itu menerangkan tidak bakal memaksa Messi untuk segera konsentrasi 100 persen ke lapangan.
"Saya pikir semuanya perlu dilakukan secara bertahap, ada rasa sakit nan mendalam, dan ini bukan sesuatu nan bisa berubah dalam semalam," ucap Hoyos dikutip dari ESPN.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hoyos menilai pendekatan terbaik dalam menghadapi situasi ini adalah memberikan Messi ketenangan dan kedamaian.
"Kita perlu mendampinginya, berbagi dalam keheningan. Bagi saya itu penting, itu bisa membantu seseorang kembali menemukan jalan. Dia betul-betul orang nan luar biasa, dan dia mempunyai family nan luar biasa," tutur Hoyos.
Messi sudah bermain memihak Inter Miami setelah Jorge meninggal pada 8 Agustus. Hoyos pun menilai komitmen La Pulga begitu besar, namun dia menjelaskan tidak bakal memburu-buru Messi berlatih dan bermain.
"Ada hal-hal nan sangat pribadi. Sama seperti kita, masing-masing punya masalah pribadi. Kalau saya datang dan menanyakan sederet pertanyaan, Anda mungkin bakal bilang, 'Ini privasi'," kata Hoyos.
"Itulah kenapa saya bilang soal keheningan, banyak orang tidak menghargai itu. Mereka suka berbincang dan menawarkan pendapat. Bagi saya pribadi, ini tentang menghargai batasan-batasan. Dia saat ini adalah orang nan sedang menghadapi tantangan, dan itu wajar, dan kami sangat menghormatinya," tukas Hoyos.
(nva/sry)

1 jam yang lalu
3








English (US) ·
Indonesian (ID) ·