PELATIH kepala PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel.(Dok. PSIM)
PELATIH kepala PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, memberikan perhatian unik pada kondisi bentuk para pemainnya setelah melakoni laga uji coba kedua melawan UAD FC (Universitas Ahmad Dahlan Football Club). Pertandingan tersebut berjalan di Lapangan Yogyakarta Independent School pada Sabtu (8/8/2026).
Van Gastel menjelaskan bahwa rangkaian uji tanding melawan tim dengan level di bawah PSIM memang sengaja dirancang untuk membangun fondasi bentuk serta mematangkan pemahaman strategi para pemain. Hal ini dianggap sebagai modal krusial sebelum tim memasuki fase persiapan nan lebih intensif.
“Saat ini konsentrasi kami lebih pada bagian bentuk dan langkah bermain melawan musuh di level bawah agar bisa melatih skema nan diinginkan. Fisik tetap kudu ditingkatkan, begitu pula langkah bermain kami,” ujar Van Gastel sebagaimana dikutip dari laman resmi PSIM pada Minggu (9/8/2026).
Meski PSIM sukses mendominasi, pembimbing asal Belanda tersebut mengaku belum sepenuhnya puas dengan performa anak asuhnya. Ia mencatat bahwa skema permainan nan diinginkannya baru mulai terlihat secara konsisten pada babak kedua.
“Kami bisa mencetak lebih banyak gol, nan sebenarnya bukan poin utamanya. Cara bermain nan kami inginkan jauh lebih terlihat pada babak kedua daripada babak pertama,” tegasnya.
Van Gastel juga menambahkan bahwa susah untuk memberikan penilaian menyeluruh mengingat level musuh nan dihadapi belum memberikan tekanan maksimal. Oleh lantaran itu, Laskar Mataram dijadwalkan bakal meningkatkan level persaingan dengan menghadapi tim-tim dari Liga 1 (Super League) mulai pekan depan.
“Lawan nan dihadapi belum begitu kuat, jadi susah untuk menilai. Mulai minggu depan kami bakal menghadapi tim-tim Liga 1, sehingga perlawanannya bakal jauh lebih kuat,” imbuh mantan pembimbing Feyenoord tersebut.
Pada musim ini, PSIM Yogyakarta mengusung ambisi besar untuk meraih hasil nan lebih baik dibandingkan musim lalu. Sebagai catatan, pada kejuaraan sebelumnya, Laskar Mataram finis di ranking ke-11 dengan koleksi 45 poin. (Ant/H-3)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·