Jakarta, CNN Indonesia --
Pelatih Thailand, Anthony Hudson mengaku malu usai momen dirinya ribut dengan pembimbing Singapura, Gavin Lee pada leg pertama semifinal Piala AFF 2026 viral di media sosial.
Momen itu terjadi pada akhir laga di Stadion Jalan Besar, Kallang, 15 Agustus lalu. Ketika itu, Hudson menghampiri Gavin Lee untuk bersalaman di tepi lapangan.
Saat bersalaman, Hudson terlihat menyampaikan sesuatu dengan emosional. Ketegangan antara keduanya terjadi selama beberapa detik nan kemudian viral di media sosial.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hudson mengungkapkan saat itu dirinya berbincang kepada Gavin Lee mengenai situasi pertandingan nan membuatnya dan staf pembimbing tidak senang. Termasuk saat pemain Singapura memegang bola untuk lemparan ke dalam selama 14-15 detik.
"Saat bangun keesokan harinya, saya memandang momen itu tersebar luar di media sosial. Saya merasa agak malu, lampau melakukan panggilan Face Time dengan ibu saya untuk mendengar ucapan selamat darinya," ujar Hudson seperti dilansir dari Thairath.
"Namun, perihal pertama nan beliau katakan adalah, 'Mengapa Anda melakukan itu?' Saya betul-betul merasa malu lantaran perihal itu," katanya melanjutkan.
Jelang leg kedua semifinal Piala AFF 2026, Thailand mengantongi modal krusial lantaran menang 3-1 atas Singapura. Dengan kemenangan di laga tandang itu, tim Gajah Perang hanya butuh hasil seri alias kalah tetapi dengan selisih tidak lebih dari satu gol untuk lolos ke final Piala AFF 2026.
Meski satu kaki Thailand sudah berada di final, Hudson enggan jemawa. Kewaspadaan penuh tetap dilakukan Thailand saat giliran menjamu Singapura di Stadion Rajamangala, Bangkok, Selasa (18/8).
"Pertandingan melawan Singapura bakal sulit. Mereka adalah tim papan atas dengan strategi nan canggih. Mereka tampil bagus, mempunyai pembimbing nan baik dan bermain dengan baik juga," tuturnya.
(jal)

1 jam yang lalu
3








English (US) ·
Indonesian (ID) ·