Pembatasan Pembelian Pertalite Mulai Kapan? Ini Kata Purbaya

57 menit yang lalu 3

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah tengah menyusun kebijakan baru nan ditujukan untuk membatasi konsumsi bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, untuk pelaksanaannya, pemerintah tetap merumuskan hingga saat ini.

"Belum tahu, tergantung kapan kita implementasinya," kata Purbaya seusai mengadakan rapat dengan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia di Gedung Juanda I Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (11/8/2026).

Menurut Purbaya, sebelum kebijakan itu dieksekusi, pemerintah mesti terlebih dulu merampungkan sistem pengendalian konsumsinya.

Selain itu, dia menegaskan, timing alias pemilihan waktu nan tepat menjadi krusial untuk mengeksekusi kebijakan nan ditujukan agar penyaluran BBM bersubsidi ini bisa tepat sasaran.

"Kan kita sedang exercise sistemnya seperti apa, dan kira-kira kapan paling pas untuk menjalankannya itu, dan berapa nan kita set. Tapi sistemnya sudah sih ya," tegas Purbaya.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menambahkan, bahwa, rencana pembatasan pemakaian BBM Pertalite bagi desil tertentu upaya pemerintah menyalurkan BBM bersubsidi tepat sasaran.

"Selama ini kan kita tahu teman-teman, sebagian subsidi tidak tepat sasaran. Masa orang kaya kudu kita subsidi, contoh Pertalite. Desil 9 desil 10 tetap kena tetap dapat subsidi. Nah ini nan kita mulai telaah sistemnya segala macam agar apa? Angka subsidi nan ratusan triliun ini betul-betul diberikan kepada saudara-saudara kita nan berkuasa menerima,"

"Dan ini kan sejalan dengan apa nan diarahkan oleh Bapak Presiden. Maka dari itu kami melakukan rapat koordinasi rapat menteri, seperti itu," ungkap Bahlil di lokasinya nan sama, Selasa (11/8/2026).

(arj/arj) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya