Pemerintah Matangkan Insentif 1 Juta Motor Listrik Produksi Dalam Negeri

1 jam yang lalu 3
Pemerintah Matangkan Insentif 1 Juta Motor Listrik Produksi Dalam Negeri Insentif motor listrik.(Dok. MI)

MENTERI Koordinator bagian Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan pemerintah tengah mematangkan skema insentif untuk motor listrik nasional. Langkah ini dilakukan setelah Presiden Prabowo Subianto memberikan persetujuan dan menyiapkan alokasi anggaran dalam RAPBN Tahun Anggaran 2027.

Airlangga menjelaskan bahwa skema insentif tersebut bakal diselaraskan dengan ekosistem kendaraan listrik nan sudah disiapkan, dengan konsentrasi utama pada komponen baterai. Beberapa merek lokal seperti Alva dan Gesits disebut menjadi bagian dari produk nan bakal didorong dalam ekosistem ini.

“Skemanya sedang dimatangkan, tapi kan tadi Pak Presiden sudah menyetujui. Anggarannya sebetulnya sudah ada,” ujar Airlangga dilansir dari Antara, Jumat (14/8).

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengumumkan sasaran ambisius pemberian insentif untuk satu juta unit motor listrik nan diproduksi di dalam negeri oleh perusahaan Indonesia. Kebijakan ini bermaksud mempercepat elektrifikasi mobilitas masyarakat sekaligus menekan ketergantungan pada impor bahan bakar minyak (BBM).

Presiden menekankan tiga tujuan utama dari insentif ini: menurunkan biaya kendaraan bagi masyarakat, mengurangi konsumsi bahan bakar impor, serta memperkuat industri motor listrik nasional. Penguatan ini mencakup seluruh rantai pasok, mulai dari baterai, komponen, perangkat lunak, hingga jasa purnajual.

Dalam peresmian akomodasi produksi PT Ilectra Motor Group (ALVA) di Cikarang, Kamis (13/8), Presiden juga mengapresiasi keberanian pelaku upaya swasta nasional. Ia menilai langkah mengambil akibat memproduksi motor listrik di dalam negeri sangat krusial di tengah persaingan ketat dengan produsen asal China, Jepang, dan Korea Selatan.

Pemerintah optimistis program ini bakal melangkah optimal mengingat Indonesia telah mempunyai nyaris seluruh unsur nan dibutuhkan dalam rantai pasok baterai kendaraan listrik secara mandiri. (Ant/Z-10)

Selengkapnya