Pemerintah Percepat Pemulihan Listrik, BBM, dan Komunikasi Pascagempa NTT

1 jam yang lalu 2
Pemerintah Percepat Pemulihan Listrik, BBM, dan Komunikasi Pascagempa NTT Pegawai dan visitor asing memandang gedung Hotel Jayakarta nan rusak akibat gempa di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026).(Antara/Gecio Viana)

PEMERINTAH bergerak sigap memulihkan jasa vital bagi masyarakat pascagempa berkekuatan Magnitudo 7,7 nan mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8) pagi. Fokus utama percepatan saat ini mencakup pemulihan jaringan listrik, telekomunikasi, serta kelancaran pengedaran bahan bakar minyak (BBM).

Direktur Utama PT PLN, Darmawan Prasodjo, mengungkapkan bahwa gempa nan melanda Pulau Flores tersebut sempat menyebabkan pemadaman listrik total (blackout) di sejumlah wilayah. Namun, tim PLN segera melakukan penanganan sehingga pembangkit listrik dapat kembali beraksi pada siang hari di hari nan sama.

"Kami sukses memperbaiki kemudian menyalakan pembangkit kami, sehingga siang harinya itu pembangkit sudah kembali pulih dengan daya pasok 110 MW, sedangkan beban puncak saat ini 95 MW," ujar Darmawan dalam Rapat Koordinasi Penanganan Bencana Gempa NTT di Jakarta, Minggu (16/8).

Darmawan memastikan kapabilitas pasokan listrik saat ini melampaui kebutuhan beban puncak masyarakat, dengan kondisi seluruh gardu induk sudah menyala 100 persen.

Layanan Komunikasi dan Internet Gratis

Di sektor telekomunikasi, Direktur Utama PT Telkom Indonesia Tbk, Dian Siswarini, melaporkan perkembangan positif. Saat ini, sebagian besar jasa komunikasi di wilayah terdampak telah pulih kembali.

"Alhamdulillah sekarang tinggal sekitar 12 sampai 15 persen sinyal nan belum tersedia. Untuk seluler alias mobile broadband sudah mencapai 85 persen, sedangkan untuk fixed broadband alias IndiHome sudah 98 persen normal," jelas Dian.

Telkom menargetkan pemulihan total pada titik-titik gangguan (zona merah) dapat diselesaikan seiring dengan normalnya pasokan listrik dari PLN. Sebagai corak kepedulian, Telkom juga menghadirkan support jasa internet cuma-cuma bagi masyarakat terdampak.

Bantuan Komunikasi: Telkom menyediakan paket internet cuma-cuma seharga Rp1 dengan kuota 3 GB untuk masa aktif tujuh hari, nan dapat diperpanjang sesuai kebutuhan masyarakat di letak bencana.

Stabilitas Distribusi BBM dan Avtur

Direktur Utama PT Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, memastikan pengedaran daya tetap terjaga guna mendukung mobilitas masyarakat dan operasional penanganan bencana. Pertamina memberikan prioritas unik pada penyediaan Avtur untuk mendukung pesawat pengangkut bantuan.

"Prioritas terutama untuk wilayah alias airport nan mempunyai posko, antara lain di Labuan Bajo dan di Maumere," kata Simon.

Selain itu, Pertamina berkoordinasi dengan BPH Migas dan pemerintah wilayah untuk menambah kuota BBM nonsubsidi. Langkah ini mencakup rencana operasi pasar guna memastikan kebutuhan bahan bakar masyarakat terpenuhi dengan baik selama masa pemulihan. (I-2)

Selengkapnya