Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah Indonesia menargetkan, bisa mendorong pembuatan lapangan kerja baru pada 2027 hingga 3,49 juta orang.
Target ini pun telah tertuang dalam sasaran pembangunan berbobot nan tertuang dalam arsip RAPBN 2027.
"Penciptaan lapangan kerja baru 2027 sebanyak 2,57-3,49 juta orang," kata Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam rapat kerja dengan Badan Anggaran (Banggar) DPR, Kamis (27/8/2026).
Sebagaimana diketahui, dalam sasaran pembangunan berbobot nan telah ditetapkan dalam RAPBN 2027, terdiri dari 11 aspek, termasuk sasaran pembuatan lapangan kerja.
Adapun rincian dari sasaran pembangunan dalam RAPBN 2027 sebagai berikut:
a. Pertumbuhan Ekonomi 5,8 - 6,5 % (lima koma delapan persen sampai dengan enam koma lima persen);
b. Tingkat Kemiskinan 6,0 - 6,5% (enam koma nol sampai dengan enam koma lima persen);
c. Rasio Gini 0,362 - 0,367 (nol koma tiga enam dua sampai dengan nol koma tiga enam tujuh);
d. Tingkat Pengangguran Terbuka 4,30 - 4,87% (empat koma tiga nol persen sampai dengan empat koma delapan tujuh persen)
e. Indeks Modal Manusia 0,575 (nol koma lima tujuh lima);
f. Indeks Kesejahteraan Petani 0,8038 (nol koma delapan nol tiga delapan);
g. Nilai Tukar Petani 126 - 128 (seratus dua puluh enam sampai dengan seratus dua puluh delapan);
h. Nilai Tukar Nelayan 106 - 110 (seratus enam sampai dengan seratus sepuluh);
i. Proporsi Penciptaan Lapangan Kerja Formal 40,81% (empat puluh koma delapan satu persen);
j. Penciptaan Lapangan Kerja Baru 2,57-3,49 (dua koma lima tujuh sampai dengan tiga koma empat sembilan)
juta orang,
(arj/arj)
[Gambas:Video CNBC]

1 jam yang lalu
3








English (US) ·
Indonesian (ID) ·